Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kena PHK? Jangan Pusing, Begini Cara Siasati Pendapatan yang Terbatas

Kompas.com - 15/05/2020, 09:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pengangguran akibat pandemi Covid-19 semakin meningkat karena banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan.

Pekerja yang terkena gelombang PHK ini pasti akan sangat sulit untuk menjaga keuangan dan kebutuhan tetap stabil di masa pandemi.

Apalagi, dana kesehatan harus terus dipupuk agar keluarga bisa sehat di masa pandemi.

Baca juga: 6 Kiat agar Tetap Semangat Setelah Terkena PHK

Perencana finansial Metta Anggriani mengatakan, mengatur keuangan untuk pengangguran memang lebih berat. Namun setidaknya, masih ada cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir pengeluaran yang sia-sia.

Sebelum pesangon habis, simak beberapa cara di bawah ini.

1. Lakukan check-up finansial dengan pasangan

Cara pertama yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa kesehatan finansial Anda selama ini. Karena tak lagi menerima gaji bulanan, Anda perlu melakukan finansial check up untuk mengatur ulang pengeluaran.

"Kalau di PHK, biasanya menerima pesangon. Ketika terjadi PHK, lakukanlah finansial check up untuk mengetahui sisa uang, berapa kebutuhan yang perlu dikeluarkan dalam sebulan, bagaimana porsinya, dan apa yang perlu kita prioritaskan," kata Metta dalam konferensi video, Kamis (15/5/2020).

Baca juga: Perluasan PSBB Berpotensi Tingkatkan PHK, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Komunikasi juga perlu dilakukan agar keluarga tahu apa yang Anda alami. Berkomunikasi bisa membuat pikiran lebih jernih dan mencari jalan keluar bersama.

"Yang namanya kebutuhan tiap keluarga memang ada standarnya, apalagi punya anak kecil/bayi atau anak sekolah. Itulah kenapa kita perlu berkomunikasi dan tentukan skala prioritas dan berapa lama kita bisa bertahan," ujar Metta.

2. Lihat aset

Selain memeriksa sisa pendapatan, Anda disarankan untuk memeriksa aset-aset Anda, baik yang likuid maupun aset tak bergerak.

Kemudian tentukan mana aset yang lebih dahulu harus Anda relakan bila membutuhkan dana darurat. Namun perlu diingat, biasanya aset yang dipertahankan paling akhir adalah aset-aset berkualitas bagus.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Whats New
Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Whats New
Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Whats New
Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Whats New
BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

Work Smart
Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Whats New
RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

Whats New
Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Whats New
PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Work Smart
Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Whats New
Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Whats New
Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Whats New
Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Whats New
Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+