MIND ID Terbitkan Obligasi Global Senilai 2,5 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 15/05/2020, 12:02 WIB
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Holding BUMN Pertambangan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau biasa disebut MIND ID menerbitkan surat utang global (global bonds) senilai 2,5 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 37,5 triliun (kurs Rp 15.000 per dollar AS) pada Selasa, 12 Mei 2020.

Direktur Utama MIND ID, Orias Petrus Moedak mengatakan, keberhasilan penerbitan obligasi terbesar di antara perusahaan pertambangan di Asia ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap prospek jangka panjang perusahaannya.

“Dengan tercapainya besaran pendanaan yang dibutuhkan dan target tingkat kupon yang diinginkan, penerbitan obligasi ini memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kemampuan MIND ID dalam mengelola portofolio pembiayaan dan menjaga likuiditas,” ujar Orias saat teleconference dengan wartawan, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Bagaimana Mekanisme Penerbitan Obligasi Corona?

Orias menambahkan, global bonds tersebut dipasarkan di Singapura, Hong Kong, London, dan New York. Obligasi yang diterbitkan MIND ID ini mengalami kelebihan permintaan 6,4 kali dari penawaran yang diumumkan.

Adapun global bonds ini terdiri dari tiga masa jatuh tempo. Pertama, sebesar 1 miliar dollar AS dengan tingkat kupon 4,750 persen dan tenor hingga 2025.

Kedua, senilai 1 miliar dollar AS dengan tingkat kupon 5,450 persen dan tenor hingga 2030.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga, sebesar 500 juta dollar AS dengan tingkat kupon 5,800 persen dan tenor hingga 2050.

Baca juga: Holding BUMN Pertambangan Terbitkan Surat Utang Global Senilai Rp 37,5 Triliun

Dana yang didapat dari penerbitan surat utang global ini akan digunakan untuk pembelian kembali sebagian dari total obligasi senilai 4 miliar dollar AS yang pernah diterbitkan perusahaan pada 2018.

Lalu, untuk digunakan akuisisi strategis perusahaan-perusahaan yang dapat mendukung mandat MIND ID. Selanjutnya untuk membantu pelunasan pembiayaan-pembiayaan yang ada di grup MIND ID.

Sebelum MIND ID, PT Hutama Karya (Persero) telah menerbitkan surat utang global sebesar 600 juta dollar AS. Sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk juga ikut menerbitkan global bonds senilai 500 juta dollar AS.

Dengan demikian dalam dua pekan terakhir global bond yang sudah diterbitkan BUMN mencapai 3,6 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 54 triliun.

Baca juga: Pemerintah Tak Jadi Terbitkan Pandemic Bonds, Mengapa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menaker Usulkan 4 Poin Perlindungan Pekerja Migran

Menaker Usulkan 4 Poin Perlindungan Pekerja Migran

Rilis
Pendapatan Premi BRI Life Tumbuh jadi Rp 4,9 Triliun pada Kuartal III-2021

Pendapatan Premi BRI Life Tumbuh jadi Rp 4,9 Triliun pada Kuartal III-2021

Whats New
Valuasi GoTo Sentuh 30 Miliar Dollar AS, Telkom, Astra, Djarum Diprediksi Raup Untung Besar

Valuasi GoTo Sentuh 30 Miliar Dollar AS, Telkom, Astra, Djarum Diprediksi Raup Untung Besar

Whats New
Wajib Tes PCR untuk Penumpang Pesawat Terbang

Wajib Tes PCR untuk Penumpang Pesawat Terbang

Whats New
Beberapa Bandara Tak Layani Penerbangan akibat Pandemi, Termasuk Bandara Soedirman

Beberapa Bandara Tak Layani Penerbangan akibat Pandemi, Termasuk Bandara Soedirman

Whats New
Globalisasi Adalah: Pengertian, Ciri-ciri dan Dampak-dampaknya

Globalisasi Adalah: Pengertian, Ciri-ciri dan Dampak-dampaknya

Whats New
Tinggal 2 Bulan, Airlangga Yakin Dana PEN Terserap Lebih dari 100 Persen

Tinggal 2 Bulan, Airlangga Yakin Dana PEN Terserap Lebih dari 100 Persen

Whats New
Apa Itu Blue Chip, Middle Cap, dan Small Cap Dalam Investasi Saham?

Apa Itu Blue Chip, Middle Cap, dan Small Cap Dalam Investasi Saham?

Spend Smart
IPO Mitratel Lebih Besar dari Bukalapak, BEI Yakin Investor Masih Bisa Serap

IPO Mitratel Lebih Besar dari Bukalapak, BEI Yakin Investor Masih Bisa Serap

Whats New
Imbas Kejahatan Cyber, Bank-bank Dunia Merugi Rp 1.420 Triliun Per Tahun

Imbas Kejahatan Cyber, Bank-bank Dunia Merugi Rp 1.420 Triliun Per Tahun

Whats New
Prudential Jalankan Program Literasi Keuangan untuk Berbagai Komunitas

Prudential Jalankan Program Literasi Keuangan untuk Berbagai Komunitas

Rilis
Mengenal Perbedaan Wesel Pos dan Kartu Pos

Mengenal Perbedaan Wesel Pos dan Kartu Pos

Whats New
Hasilnya Keluar 3 Jam, Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Laris Manis

Hasilnya Keluar 3 Jam, Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Laris Manis

Whats New
Kementan Raih Penghargaan KIP 2021, Mentan SYL Apresiasi Kinerja Jajarannya

Kementan Raih Penghargaan KIP 2021, Mentan SYL Apresiasi Kinerja Jajarannya

Rilis
Ikut Expo 2020 Dubai, Kemenperin:Pemerintah Dukung Sektor Manufaktur Terapkan Industri 4.0

Ikut Expo 2020 Dubai, Kemenperin:Pemerintah Dukung Sektor Manufaktur Terapkan Industri 4.0

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.