Token Listrik Gratis Diberikan ke 11,8 Juta Pelanggan, Ini Cara Mendapatkannya

Kompas.com - 15/05/2020, 14:11 WIB
Ilustrasi Listrik KOMPAS.com/SRI LESTARIIlustrasi Listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat sudah bisa mengklaim token listrik gratis untuk Mei ini.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, ada empat jenis pelanggan yang mendapatkan bantuan berupa token listrik gratis.

Keempat jenis pelanggan tersebut adalah pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA, pelanggan rumah tangga daya 900 VA subsidi (potongan harga 50 persen), planggan bisnis kecil (B1) daya 450 VA, dan pelanggan industri kecil (I1) daya 450 VA.

"Untuk 11,8 juta pelanggan prabayar, token listrik bulan Mei 2020 sudah bisa diakses," ujar Made dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Tagihan Listrik Naik Tak Wajar Selama WFH? Ini Simulasi Hitungan PLN

Sementara untuk pelanggan pascabayar, listrik gratis dan diskon listrik langsung mengurangi tagihan rekening listrik bulan Mei.

Adapun untuk mendapatkan token gratis, pelanggan dapat mengaksesnya langsung melalui situs web dan WhatsApp resmi PLN.

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan jika ingin mendapatkan token gratis melalui situs web:

1. Buka alamat www.pln.co.id, kemudian pilih menu Stimulus Covid-19 (Token Gratis/Diskon).

2. Masukkan ID pelanggan/nomor meter.

3. Kemudian token gratis akan ditampilkan di layar.

4. Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.

Baca juga: Dituduh Curang karena Naikkan Tarif Listrik, Ini Kata PLN

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X