Lantik 13 Pejabat Eselon I, Ini Pesan Menko Airlangga

Kompas.com - 15/05/2020, 15:05 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan rapat koordinasi Komite Pembiayaan UMKM lewat video conference, Rabu (8/4/2020) Dok. Humas Kemenko PerekonomianMenko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan rapat koordinasi Komite Pembiayaan UMKM lewat video conference, Rabu (8/4/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melantik 13 pembantu kerjanya alias Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon I) hari ini, Jumat (15/5/2020).

Pelantikan menindaklanjuti ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2020 tentang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini, saya berharap para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kemenko Perekonomian dapat berkontribusi positif dalam rangka menyelesaikan masalah perekonomian yang sedang kita hadapi,” kata Airlangga dalam siaran pers, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Menko Airlangga Ingatkan Pengusaha Bayar THR Karyawan

Adapun beberapa persoalan ekonomi yang dimaksud Airlangga adalah mengenai upaya pemulihan ekonomi nasional secara keseluruhan akibat pandemi Covid-19, serta antisipasi ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan.

Ada pula mengenai peningkatan efisiensi dan kinerja BUMN, penanganan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pelaksanaan kebijakan Kartu Prakerja, kebijakan penguatan ekonomi bagi UMKM, dan upaya peningkatan kinerja industri dan perdagangan.

Persoalan lainnya, adalah kebijakan tata ruang nasional untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang produktif dan berkelanjutan. Begitu pun percepatan penyelesaian perjanjian pemerintah dengan sejumlah negara internasional yang mampu meningkatkan neraca perdagangan.

“Kemudian tentu saja pengawalan pembahasan RUU Cipta Kerja serta penyusunan regulasi pelaksanaanya sebagai salah satu upaya kita untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” tuturnya.

Terkait kebijakan internal, Airlangga meminta para pejabat itu segera membuat Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), beserta informasi jabatan, analisa beban kerja, peta jabatan, dan penyesuaian anggaran yang baru.

“Dengan demikian, kita dapat segera melakukan pengisian terhadap jabatan-jabatan yang kosong saat ini, baik pada level Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama (Eselon II), Administrator (Eselon III), maupun Pengawas (Eselon IV),” tutur Airlangga.

Sebagai informasi, pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Madya ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 73/TPA Tahun 2020 tanggal 21 April 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca juga: Target Perekonomian 2021, Rasio Pajak Terendah dalam 10 Tahun

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X