Dana yang Dikelola Danareksa Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi

Kompas.com - 15/05/2020, 21:01 WIB
Direktur Utama PT Danareksa Investment Management (DIM) Marsangap P. Tamba (kiri) saat diskusi bersama media di Jakarta, Selasa (10/3/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYADirektur Utama PT Danareksa Investment Management (DIM) Marsangap P. Tamba (kiri) saat diskusi bersama media di Jakarta, Selasa (10/3/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Danareksa Investment Management (DIM) mencatatkan total dana yang dikelola atau Asset Under Management (AUM) bertumbuh pada masa pandemi Covid-19. DIM mencatat, sampai dengan April 2020, AUM tumbuh 4 persen sebesar Rp 35 triliun (Year to Date/ ytd).

Total AUM tersebut dialokasikan pada instrumen pendapatan tetap termasuk obligasi pemerintah dan obligasi korporasi dengan total investasi lebih dari 60 persen.

Chief Executive Officer DIM, Marsangap P. Tamba, menyebutkan per kuartal I-2020 pangsa pasar DIM tercatat tumbuh dari 4,2 persen menjadi 4,8 persen.

"Kami tentu akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan Investor dan perkembangan ekonomi untuk dapat memberikan nilai tambah jangka panjang buat para Investor," kata Marsangap Tamba melalui video conference, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Erick Thohir Pantau Distribusi Bansos untuk 1.000 Panti Asuhan

Walaupun risiko adalah bagian melekat dalam aktivitas berinvestasi, pengelolaan risiko secara terukur dan mengkaji risiko keputusan investasi tetap menjadi bagian dari proses investasi di DIM. Sementara itu, portofolio saham DIM untuk produk reksadana berbasis saham kini ditempatkan rata-rata pada saham-saham berkapitalisasi besar dengan histori laba yang baik.

Tingkat likuditas dari berbagai portfolio DIM saat ini cukup tinggi dan ditempatkan pada bank-bank besar atau rata-rata pada bank buku III. Preferensi ini cukup penting untuk menopang kelanjutan investasi jangka panjang.

"Kami menyadari fluktuasi jangka pendek akan terus berlanjut di masa yang sulit ini. Pemilihan terhadap instrumen yang lebih likuid dan berkualitas tinggi tentunya akan terus menjadi fokus kami sambil memantau peluang yang mungkin terjadi," kata dia.

Baca juga: Sah, Sri Mulyani Bakal Pajaki Amazon hingga Netflix mulai 1 Juli

Kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 2,97 persen pada triwulan pertama tahun 2020 atau lebih dari separuhnya jika dibanding dengan periode sama tahun lalu yakni 4,97 persen.

Pasar modal juga sudah bereaksi dengan kondisi ekonomi yang tidak pasti ini. IHSG terkoreksi tajam ke level terendahnya dalam tahun ini pada 24 Maret lalu dan cenderiung bergerak flat pada level 4.500.

Marsangat mengatakan, kebersamaan pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk melewati masa situasi sulit ini untuk bergegas masuk ke era new normal atau tatanan baru kehidupan usai wabah dari virus corona menerjang.

Baca juga: Kemenkeu: Lebih Baik Ada Duplikasi ketimbang Masyarakat Tak Dapat Bansos

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal MLFF, Sistem Pembayaran Tol Tanpa Sentuh yang Bakal Gantikan E-Toll

Mengenal MLFF, Sistem Pembayaran Tol Tanpa Sentuh yang Bakal Gantikan E-Toll

Whats New
Ini Cara Daftar m-Banking BPD DIY di ATM dan HP Tanpa ke Bank

Ini Cara Daftar m-Banking BPD DIY di ATM dan HP Tanpa ke Bank

Spend Smart
Hadir di Makassar, Kampus UMKM Shopee Ke-9 Siap Bantu Pelaku UMKM Sulsel Naik Kelas

Hadir di Makassar, Kampus UMKM Shopee Ke-9 Siap Bantu Pelaku UMKM Sulsel Naik Kelas

Whats New
Cerita Menteri Bahlil Saat Larangan Ekspor Nikel Diberlakukan: Pak Erick Rugi, Saya Rugi...

Cerita Menteri Bahlil Saat Larangan Ekspor Nikel Diberlakukan: Pak Erick Rugi, Saya Rugi...

Whats New
Lanjutkan Kenaikan, IHSG Ditutup Melonjak 2,24 Persen

Lanjutkan Kenaikan, IHSG Ditutup Melonjak 2,24 Persen

Whats New
Alkindo Naratama Luncurkan Hexcel Wrap, Plastik Ramah Lingkungan Pengganti Bubble Wrap

Alkindo Naratama Luncurkan Hexcel Wrap, Plastik Ramah Lingkungan Pengganti Bubble Wrap

Whats New
Mulai Hari Ini Penumpang Pesawat Tak Perlu Tes Covid-19 Jika Sudah Vaksin Dosis 2 dan Booster

Mulai Hari Ini Penumpang Pesawat Tak Perlu Tes Covid-19 Jika Sudah Vaksin Dosis 2 dan Booster

Whats New
Kampus UMKM Shopee Hadir di Makassar, Siap Bantu UMKM Sulawesi Selatan Naik Kelas

Kampus UMKM Shopee Hadir di Makassar, Siap Bantu UMKM Sulawesi Selatan Naik Kelas

Rilis
Pemerintah Mulai Waspada, Konflik Rusia-Ukraina Bisa Kerek Inflasi Tinggi

Pemerintah Mulai Waspada, Konflik Rusia-Ukraina Bisa Kerek Inflasi Tinggi

Whats New
Warga Boleh Lepas Masker di Ruang Terbuka, DPR: Jangan Lengah

Warga Boleh Lepas Masker di Ruang Terbuka, DPR: Jangan Lengah

Whats New
Kalbe Farma dan Ecossential Food Corp Bentuk Perusahaan Join Venture di Filipina

Kalbe Farma dan Ecossential Food Corp Bentuk Perusahaan Join Venture di Filipina

Rilis
Prokes Kembali Dilonggarkan, Kemenhub Terbitkan SE Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Terbaru

Prokes Kembali Dilonggarkan, Kemenhub Terbitkan SE Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Terbaru

Whats New
Harga Komoditas Naik, Kemenkeu 'Pede' Nilai Ekspor Tumbuh Tinggi Sepanjang 2022

Harga Komoditas Naik, Kemenkeu "Pede" Nilai Ekspor Tumbuh Tinggi Sepanjang 2022

Whats New
East Ventures Dorong Ekonomi Inklusif melalui Investasi Berkelanjutan

East Ventures Dorong Ekonomi Inklusif melalui Investasi Berkelanjutan

Rilis
Cara Daftar Mobile Banking Bank Papua di ATM dan HP

Cara Daftar Mobile Banking Bank Papua di ATM dan HP

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.