Rambah Dunia Kesehatan, Rudiantara Bakal Bikin ‘Obat Covid-19'

Kompas.com - 16/05/2020, 12:44 WIB
Rudiantara (kiri) dan Menkominfo baru, Johnny G Plate (kanan) di acara serah terima jabatan Menkominfo di Jakarta, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.com/Gito Yudha PratomoRudiantara (kiri) dan Menkominfo baru, Johnny G Plate (kanan) di acara serah terima jabatan Menkominfo di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Komunikasi dan Informatika pada Kabinet Kerja 2014-2019, Rudiantara berencana merilis ‘Obat Covid-19’ pada Agustus 2020.

Obat ini diharapkan bisa didapatkan masyarakat dengan mudah dan murah tanpa resep dokter.

Obat ini menurut Rudiantara mampu meningkatkan imuninatas, sehingga bisa menjaga daya tahan tubuh terhadap virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Jokowi Keluhkan Tingginya Impor Obat hingga Minimnya Fasilitas Kesehatan

Rudiantara menilai, obat ini bisa digunakan sembari menunggu vaksin Covid-19 yang bakal ditemukan paling cepat akhir tahun 2021.

“Saya dan teman-teman yang dahulunya sahabat di kabinet sedang melakukan uji coba klinis atas kandidat obat Covid-19. Karena sebelum kita punya vaksin atau vaksin belum tersedia di pasar, Covid-19 tidak akan pernah hilang,” kata Rudiantara dalam acara Bicara Data Virtual Series: 'New Normal, New Way' with Rudiantara di kanal YouTube Katadata, Sabtu (16/5/2020).

Kemungkinan bertambahnya jumlah orang yang terjangkit Covid-19 membuat Rudiantara berupaya secepatnya untuk menghadirkan ‘Obat Covid-19’.

Saat ini proses uji klinis sedang dilakukan di salah satu Rumah Sakit di Indonesia dan sedang menunggu hasilnya untuk dapat dipasarkan secara masal.

Baca juga: Produsen Obat Sumbang Suplemen ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet

“Kita upayakan segera, kalau tidak kita akan terus bergelut dengan social distancing. Tapi kalau sudah ada setidaknya bisa mengurangi (social distancing), walaupun tidak menghilangkan kemungkinan orang terkena Covid-19, kecuali vaksinnya sudah ada,” tambah dia.

Rudiantara melanjutkan, ‘Obat Covid-19’ ini bukanlah obat sintetis sehingga masyarakat bisa mendapatkan obat ini secara bebas tanpa resep dokter.

“Sehingga berpikirnya, ada tidak obat seperti Panadol yang bisa dibeli di warung atau di toko sehingga enggak perlu resep dokter dan masyarakat bisa mengakses obat ini. Mudah-mudahan bisa keluar akhir Juli atau awal Agustus dan konsepnya bagaimana meningkatkan imunitas di tubuh kita karena virus,” tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garuda Indonesia Siap Layani Penerbangan Haji Tahun Ini

Garuda Indonesia Siap Layani Penerbangan Haji Tahun Ini

Whats New
Sri Mulyani Putar Otak, Siapkan Tunjangan Tambahan PNS yang Pindah Kerja ke IKN Baru

Sri Mulyani Putar Otak, Siapkan Tunjangan Tambahan PNS yang Pindah Kerja ke IKN Baru

Whats New
Dukung Smart City, BNI Kembangkan Ekosistem Digital di Sumatera Barat

Dukung Smart City, BNI Kembangkan Ekosistem Digital di Sumatera Barat

Rilis
Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik, Seperti Apa?

Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik, Seperti Apa?

Whats New
Inovasi Digital, Kunci Utama ANJ Tingkatkan Produktivitas Perusahaan

Inovasi Digital, Kunci Utama ANJ Tingkatkan Produktivitas Perusahaan

Whats New
Segera Manfaatkan, Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut Tahun Ini

Segera Manfaatkan, Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut Tahun Ini

Whats New
Gandeng BNI, Surge Tawarkan Biaya KUR Suku Bunga 6 Persen kepada UMKM

Gandeng BNI, Surge Tawarkan Biaya KUR Suku Bunga 6 Persen kepada UMKM

Rilis
Resmi, Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000 Per Liter Mulai 19 Januari

Resmi, Harga Minyak Goreng Jadi Rp 14.000 Per Liter Mulai 19 Januari

Whats New
Kemendag Sebut 29 Perusahaan Sudah Kembali Ekspor Batu Bara

Kemendag Sebut 29 Perusahaan Sudah Kembali Ekspor Batu Bara

Whats New
Indonesia Berpeluang Jadi Hub Data Center Asia, Setelah Singapura dan Hongkong

Indonesia Berpeluang Jadi Hub Data Center Asia, Setelah Singapura dan Hongkong

Rilis
Durasi Pemadaman Listrik Turun Jadi 6 Jam Per Pelanggan

Durasi Pemadaman Listrik Turun Jadi 6 Jam Per Pelanggan

Whats New
Sri Mulyani Akui Dana Pemindahan IKN Masuk Anggaran PEN 2022

Sri Mulyani Akui Dana Pemindahan IKN Masuk Anggaran PEN 2022

Whats New
Insentif PPnBM Diperpanjang, Menperin Optimis Mobil di Bawah Rp 250 Juta Bakal Laku Keras

Insentif PPnBM Diperpanjang, Menperin Optimis Mobil di Bawah Rp 250 Juta Bakal Laku Keras

Whats New
Batik Air Kembali Buka Rute Jakarta-Banyuwangi, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Batik Air Kembali Buka Rute Jakarta-Banyuwangi, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Whats New
Kinerja Ekspor 2021 Capai 231,5 Miliar Dollar AS, Mendag Lutfi: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kinerja Ekspor 2021 Capai 231,5 Miliar Dollar AS, Mendag Lutfi: Ini Tertinggi Sepanjang Sejarah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.