KILAS

Cegah Krisis Pangan, Mentan Imbau Petani Lakukan Percepatan Tanam dengan Alsintan

Kompas.com - 18/05/2020, 06:50 WIB
Salah satu alat mesin pertanian (Alsintan) traktor kini dapat disewa di UPJA, brigade Alsintan, hingga KUB. DOK. Humas Kementerian Pertanian Salah satu alat mesin pertanian (Alsintan) traktor kini dapat disewa di UPJA, brigade Alsintan, hingga KUB.

“Dengan menggunakan mesin tanam ini, saya tidak perlu mencari banyak buruh tanam di tengah imbauan untuk physical distancing. Selain itu mempercepat tanam karena kondisi air yang semakin sulit,” katanya.

Pramono mengaku, alat ini dapat mempercepat tanam kembali pada musim kemarau (MK). Apalagi prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Pacitan akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari biasanya.

“Walaupun ada virus corona, bagaimana mau makan jika kami di rumah saja,” ujar Pramono.

Pramono mengatakan, dengan menggunakan rice transplanter dirinya tidak memerlukan waktu lama untuk menanam padi di lahan sawahnya yang berukuran 0,25 hektar (ha).

Setelah masuk usia tanam, bibit padi dari baki persemaian sudah disiapkan. Kemudian regu tanam mesin rice transplanter datang untuk melakukan tugas.

Baca juga: Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Galakkan Program Pembangunan Dam Parit

“Karena baru pertama kali dan proses belajar, waktu yang banyak diperlukan saat melakukan persiapan membuat papan persemaian di lahan dengan dialasi plastik,” tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara keseluruhan, diakuinya dengan mesin ini menghemat waktu dan biaya tanam yang biasa dikeluarkan jika menggunakan tanam manual oleh buruh tani.

Pramono pun berharap, operasional mesin rice transplanter perdana di Kelompok Tani Sido Makmur menjadi media belajar (demplot) untuk seluruh petani di Desa Mlati.

Dengan mengetahui cara kerja mesin tanam tersebut, sebutnya, dapat menjadi solusi mengingat ketersediaan buruh tanam yang semakin berkurang.

Baca juga: Sistem Tunda Jual Jadi Jurus Kementan Antisipasi Jatuhnya Harga Cabai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.