Bank Asal Korsel Bakal Jadi Pemegang Saham Pengendali Bukopin

Kompas.com - 18/05/2020, 10:01 WIB
Bank Bukopin KONTAN/BAIHAKIBank Bukopin

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) telah menerima informasi Bank asal Korea Selatan, KB Kookmin Bank akan menambah modal Bank Bukopin melalui Penawaran Umum Terbatas V (PUT V).

OJK pun mendukung rencana tersebut dan segera memproses penyesuaian kepemilikan PT Bank Bukopin sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, kesepakatan Bank Bukopin dengan calon investor itu membuat KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin.

"Penguatan aspek permodalan dan likuiditas oleh pemegang saham dan/atau investor diperlukan agar Bank Bukopin dapat meningkatkan kesehatan bank dan menjaga kestabilan sistem keuangan," kata Anto dalam siaran pers, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Hingga Kuartal III-2019, Bukopin Kantongi Laba Bersih Rp 151 Miliar

Sebagai informasi, KB Kookmin Bank akan menambah modal Bank Bukopin melalui Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) yang rencananya bakal dilaksanakan pada akhir semester I 2020.

Saat ini, KB Kookmin Bank tercatat sebagai pemegang saham terbesar kedua Bank Bukopin dengan kepemilikan saham sebesar 22 persen. Bank itu menjadi stand by buyer pada Penawaran Umum Terbatas IV Bank Bukopin ditahun 2018 lalu.

Direktur Manajemen Risiko Bank Bukopin, KB Kookmin Bank Jong Hwan Han mengatakan, KB Kookmin Bank tengah dalam tahap persiapan final secara internal, termasuk menyediakan dana pada escrow account untuk penambahan modal dalam PUT V Bank Bukopin.

Perseroan pun membuka kemungkinan menambah modal di Bank Bukopin melalui skema lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo mengatakan, proses right issue telah memasuki tahap penelaahan dokumen tahap akhir di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Masuknya tambahan modal dari KB Kookmin Bank dapat membantu pengembangan bisnis yang berfokus pada segmen ritel, seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan segmen konsumer.

"Dari aksi korporasi ini, perseroan berharap akan memperkuat struktur permodalan untuk bisa menghadapi tantangan dan rencana bisnis ke depan," pungkas Eko.

Baca juga: Bisa Biayai Bayar Listrik Hingga BPJS, Ini 4 Produk Pembiayaan Bukopin



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X