Pemberian Bansos Diperpanjang hingga Desember 2020

Kompas.com - 18/05/2020, 16:54 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah memperpanjang masa berlaku program bantuan sosial (bansos) sembako Jabodetabek dan bansos tunai untuk penerima di wilayah non Jabodetabek hingga akhir Desember 2020.

Sebelumnya, bansos Jabodetabek berupa sembako senilai Rp 600.000 yang diberikan selama tiga bulan sejak April sampai Juni. Sedangkan yang non-Jabodetabek berupa tunai Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan

"Ini upaya untuk mengurangi dampak Covid-19 dari sisi konsumsi, yaitu memberi masyarakat bantuan agar mereka tetap bisa menjaga level konsumsi mereka," ujar Sri Mulyani dalam video conference, Senin (18/5/2020).

Baca juga: Subsidi Listrik Diperpanjang hingga September 2020

Penerima Bansos Tunai Nasiroh tak kuasa menahan emosinya  menerima bantuan senilai Rp600 ribu. Perempuan asal Desa Kandangan Mas, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini adalah salah satu warga terdampak Covid19 yang mulai menerima Bansos Tunai dari Kementerian Sosial.  Program BST disalurkan kepada 9 juta keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000/bulan/KK. Jangka waktu pemberian Bansos Tunai akan dilakukan selama 3 bulan mulai  April hingga Juni 2020.Dok. Humas Kemensos Penerima Bansos Tunai Nasiroh tak kuasa menahan emosinya menerima bantuan senilai Rp600 ribu. Perempuan asal Desa Kandangan Mas, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini adalah salah satu warga terdampak Covid19 yang mulai menerima Bansos Tunai dari Kementerian Sosial. Program BST disalurkan kepada 9 juta keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000/bulan/KK. Jangka waktu pemberian Bansos Tunai akan dilakukan selama 3 bulan mulai April hingga Juni 2020.

Sebagai informasi, bansos sembako Jabodetabek dan bansos tunai untuk non Jabodetabek disalurkan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan dari pemerintah, yaitu tidak termasuk dalam penerima program keluarga harapan (PKH) maupun Kartu sembako.

Lebih lanjut Sri Mulyani menjelaskan, dengan perpanjangan masa berlakunya program bansos, maka dilakukan penyesuaian besaran bantuan yang diberikan.

"Dengan perhitungan Juli-Desember menjadi hanya Rp 300.000 per bulan dari yang tadinya Rp 600.000 per bulan," ujar Sri Mulyani.

Untuk anggaran, bansos sembako Jabodetabek dialokasikan sebesar Rp 6,8 triliun sementara bansos tunai non-Jabodetabek sebesar Rp 32,4 triliun.

Baca juga: Saling Tumpang Tindih, Ini Macam-macam Bansos di Era Jokowi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembang Kepulauan Widi Sebut Tujuan Lelang Hanya untuk Cari Investor

Pengembang Kepulauan Widi Sebut Tujuan Lelang Hanya untuk Cari Investor

Whats New
Jokowi: 60 Persen Kendaraan Listrik Dunia Akan Ketergantungan dengan Baterai Buatan Indonesia

Jokowi: 60 Persen Kendaraan Listrik Dunia Akan Ketergantungan dengan Baterai Buatan Indonesia

Whats New
Pertagas Gandeng Petronas Salurkan Gas ke Kilang LPG Gresik

Pertagas Gandeng Petronas Salurkan Gas ke Kilang LPG Gresik

Whats New
Tahun Depan, Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok Lebih Dalam

Tahun Depan, Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok Lebih Dalam

Whats New
IHSG Turun Tipis, Saham GOTO dan ARTO Sentuh ARB

IHSG Turun Tipis, Saham GOTO dan ARTO Sentuh ARB

Whats New
Sri Mulyani: Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Jadi Tantangan di 2023

Sri Mulyani: Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Jadi Tantangan di 2023

Whats New
BI: Inflasi adalah Musuh Bersama

BI: Inflasi adalah Musuh Bersama

Whats New
Perbanas: Perbankan Indonesia Terbukti Adaptif di Tengah Pandemi

Perbanas: Perbankan Indonesia Terbukti Adaptif di Tengah Pandemi

Whats New
BI: Kondisi Ekonomi Global Masuk ke Fase Stagflasi, Lebih Buruk dari Reflasi

BI: Kondisi Ekonomi Global Masuk ke Fase Stagflasi, Lebih Buruk dari Reflasi

Whats New
Bobobox Ungkap Bakal Terima Pendanaan Seri B

Bobobox Ungkap Bakal Terima Pendanaan Seri B

Whats New
BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2023 Cukup Baik 4,5 sampai 5,3 Persen

BI Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2023 Cukup Baik 4,5 sampai 5,3 Persen

Whats New
Menko Airlangga soal Kenaikan Upah Minimum: 'Wis Wayahna' Tenaga Kerja Ini Harus Kita Apresiasi

Menko Airlangga soal Kenaikan Upah Minimum: "Wis Wayahna" Tenaga Kerja Ini Harus Kita Apresiasi

Whats New
OJK: Minat Investor Asing terhadap Perbankan RI Masih Tinggi

OJK: Minat Investor Asing terhadap Perbankan RI Masih Tinggi

Whats New
Tidak Ingin Seperti Inggris, Sri Mulyani akan Disiplinkan Keuangan Negara Tahun Depan

Tidak Ingin Seperti Inggris, Sri Mulyani akan Disiplinkan Keuangan Negara Tahun Depan

Whats New
P2P Lending KawanCicil Salurkan Kredit Rp 1 Triliun per November 2022

P2P Lending KawanCicil Salurkan Kredit Rp 1 Triliun per November 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.