Tren Belanja saat Pandemi, Produk Kebersihan Masih Terus Dicari

Kompas.com - 18/05/2020, 18:26 WIB
Superindo di Bekasi, Jumat (1/3/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVISuperindo di Bekasi, Jumat (1/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga memasuki bulan ketiga pandemi corona di Indonesia pada pertengahan Mei 2020, tren belanja masyarakat menunjukkan bahwa produk kebersihan masih terus dicari.

"Konsumen di tempat kami masih mencari misalnya hand sanitizer," kata Chief Executive Officer (CEO) Superindo Johan Boeijenga dalam jumpa dengan media melalui Zoom pada Senin (18/5/2020).

Selain itu, konsumen pun mencari produk pangan mulai dari beras, daging ayam, daging sapi, gula, dan minyak goreng selama bulan Ramadhan.

"Konsumen juga mencari biskuit dan sirup," ujarnya.

Baca juga: Pasar Tasikmalaya Ramai Jelang Ramadhan, Warga Berjubel dan Jalanan Macet

Superindo, terus belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya dalam menghadapi Ramadhan.

Johan mengatakan distributor Superindo di Cikarang (Jawa Barat) dan Mojokerto (Jawa Timur) sudah dipersiapkan sejak lama untuk memperlancar pasokan ke semua konsumen.

Sementara itu, Superindo telah menyiapkan 8.500 dedicated associate untuk memperlancar distribusi pasokan hingga ke konsumen.

Chief Executive Officer (CEO) Superindo Johan Boeijenga mengatakan, pada Senin (18/5/2020), selama pandemi corona yang melanda Indonesia, produk kebersihan antara lain hand sanitizer masih dicari konsumen.Kompas.com/Josephus Primus Chief Executive Officer (CEO) Superindo Johan Boeijenga mengatakan, pada Senin (18/5/2020), selama pandemi corona yang melanda Indonesia, produk kebersihan antara lain hand sanitizer masih dicari konsumen.
Superindo, kata Johan lagi, mengikuti peraturan pemerintah untuk tetap beroperasi selama pandemi corona.

"Kami industri food retail, industri strategis yang memang harus terus beroperasi," kata Johan.

Sementara itu, terkait protokol untuk mencegah penyebaran virus corona, Johan mengatakan di setiap gerai Superindo, pihaknya menerapkan aturan cuci tangan hingga physical distancing atau saling menjaga jarak antar-konsumen agar tidak terjadi kerumunan.

Hal yang juga diterapkan adalah mewajibkan konsumen memakai masker saat berbelanja.

"Kami juga menyarankan agar konsumen membayar belanjaan dengan cara cashless sehingga menghindari bersentuhan," katanya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Indonesia Siap Sampaikan Komitmen Jadi Pusat Produksi Vaksin Global di Pertemuan G20

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.