Pelatihan Online Kartu Prakerja Dikritik Isinya Materi Dasar, Apa Kata Pemerintah?

Kompas.com - 18/05/2020, 21:27 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Pemprov Jawa Timur membuka 56 posko yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam mendaftar program Kartu Prakerja. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj. ANTARA FOTO/Moch AsimPetugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Pemprov Jawa Timur membuka 56 posko yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19 dalam mendaftar program Kartu Prakerja. ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa pelatihan online Kartu Prakerja mendapatkan banjir kritik. Di media sosial, banyak publik mempertanyakan berbagai kursus online yang kontennya berisi materi-materi dasar dan tak sesuai dengan harganya yang terbilang mahal.

Beberapa pelatihan online yang menuai banyak kritik antara lain pelatihan dasar Microsoft Word, instal Windows 10, hingga pelatihan Bahasa Inggris dasar untuk ojek online yang harganya Rp 1 juta.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkapkan, pihaknya hanya berupaya menyediakan sebanyak mungkin berbagai jenis skill yang bisa dipilih untuk peserta Kartu Pekerja.

Menurutnya, demografi peserta Kartu Prakerja sangat beragam di seluruh Indonesia. Sehingga, kata dia, pelatihan-pelatihan yang sifatnya belajar materi dasar bisa saja sangat dibutuhkan masyarakat di pelosok-pelosok Tanah Air.

Baca juga: Duit Insentif Kartu Prakerja Belum Cair ke Rekening? Ini Penyebabnya

"Kalau saya terus terang tidak mau prejudice (prasangka) apa pun. Kita kan banyak orang dari Sabang sampai Merauke. Tahu tidak usaha paling bagus di Kepulauan Pangkajene (Sulsel)? Atau di Boven Digoel (Papua), atau Kepulauan Nias, atau Aceh Singkil," kata Denni dalam sebuah diskusi daring seperti dikutip Senin (18/5/2020).

"Kita tak tahu persis, jadi karena kita melayani masyarakat yang sangat besar se-Indonesia, kita enggak punya penilaian oh ini pelatihan ecek-ecek. Tugas kami adalah sediakan pelatihan sebanyak mungkin," imbuh dia.

Lagi pula, lanjut Denni, dalam skema pemilihan kursus online Kartu Prakerja sepenuhnya berada di tangan peserta. Sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Denni tak menampik jika program Kartu Pekerja ini masih perlu banyak perbaikan. Seiring waktu, pelatihan-pelatihan online yang tersedia akan terus ditingkatkan.

Baca juga: Pengumuman, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka 26 Mei 2020

"Kita harus berbesar hati, ini karena pelatihan dalam rangka merespon Covid-19, jadi pelatihannya disediakan yang mudah diaplikasikan buat saudara-saudara kita yang kehidupannya terdampak Covid-19," ujar dia.

Selain itu, dia mengakui, beberapa pelatihan online berdurasi pendek. Ini disesuaikan dengan kondisi saat ini. Perbaikan akan terus dilakukan dalam penyelenggaraan pelatihan Kartu Prakerja.

"Durasi pendek juga agar bisa hemat pulas. Kemudian katakan orang butuh segera uang insentif untuk kehidupannya (setelah menyelesaikan pelatihan). Karena ini bukan mode normal," tutur Denni.

"Saya enggak anggap enteng pelatihan Ms Word, Ms Excel, pelatihan cara berjualan online. Jadi enggak boleh kita terlalu arogan. Jangan baca judulnya saja, mari lihat isinya. Karena kita melayani masyarakat yang sangat besar," kata dia lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X