Pengelola Mal Bantah Ada Pembatasan Usia Pengunjung

Kompas.com - 18/05/2020, 22:06 WIB
Ilustrasi: Pengunjung melintas di dalam pusat perbelanjaan TSM Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/03/2020). Imbauan untuk menghindari keramaian guna mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19 berdampak pada sepinya jumlah pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAIlustrasi: Pengunjung melintas di dalam pusat perbelanjaan TSM Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/03/2020). Imbauan untuk menghindari keramaian guna mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19 berdampak pada sepinya jumlah pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat menepis kabar bahwa adanya pembatasan usia bagi pengunjung mal.

"Asosiasi Pengelola Mal tidak pernah berencana melakukan pembatasan usia pengunjung ataupun tidak pernah berencana melakukan diskriminasi usia bagi pengunjung," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (18/5/2020).

Selama diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlangsung hampir dua bulan ini, lanjut Ellen, masyarakat sudah mengetahui berbagai cara untuk menjaga kesehatan. Dengan demikian, tidak diperlukan lagi pembatasan usia. 

Baca juga: Pusat Perbelanjaan Perlu Persiapan Sepekan Sebelum Pembukaan

Selain itu, mengenai jadwal pembukaan keseluruhan tenant di pusat perbelanjaan, pihaknya akan tetap menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi DKI untuk pelonggaran status PSBB serta kesiapan para anggotanya.

"Dari Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia atau APPBI DKI, kami menyerahkan semua keputusan tanggal buka dan jam buka kembali sesuai dengan kondisi setiap anggota asalkan tidak melanggar jadwal yang ditentukan oleh pemerintah atau Pemprov DKI," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memperpanjang pelaksanaan PSBB di Jakarta selama 28 hari ke depan.

Baca juga: Terimbas Covid-19, Pengelola Mal Dipandang Perlu Dapat Insentif

Periode kedua PSBB dimulai pada 24 April sampai 22 Mei 2020. Anies berujar, PSBB diperpanjang setelah Pemprov DKI berdiskusi dengan para ahli di bidang penyakit penular.

PSBB juga diperpanjang karena kasus positif Covid-19 di Ibu Kota masih terus meningkat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X