Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Beragam Upaya Sinar Mas Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Covid-19

Kompas.com - 19/05/2020, 10:48 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) tak hanya menjadi masalah kesehatan saja, tetapi berdampak pada bidang sosial-ekonomi.

Bagaimana tidak, Covid-19 membuat banyak orang kehilangan pekerjaan dan pendapatan karena tidak lagi bisa bekerja.

Sinar Mas melalui berbagai pilar bisnisnya pun tidak tinggal diam dengan kondisi seperti itu dengan ikut memberi bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Upaya pertama dilakukan Yayasan Muslim Sinar Mas dengan menyalurkan paket bantuan yang terdiri dari mushaf Al Quran, masker kain, beras, mi instan, serta vitamin C dan E.

Baca juga: Hadapi Pandemi, APP Sinar Mas Ajak Desa Tingkatkan Produksi Jahe Merah dan Madu

Bantuan tersebut ditujukan untuk para pemakmur masjid, seperti marbot, muazin, imam, hingga takmir di 100 masjid yang tersebar di kawasan BSD City Tangerang Selatan.

Salah satu penerima bantuan bernama Zulkifli sangat berterima kasih dengan perhatian Yayasan Muslim Sinar Mas Land.

“Semoga bantuan ini dapat kami manfaatkan dalam beribadah dan menjaga kesehatan dengan baik, selama bertugas memakmurkan masjid sepanjang Ramadhan dan di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2020).

Kemudian, Sinar Mas Land melalui anak usahanya PT Bumi Serpong Damai Tbk memberikan 5.000 paket bantuan secara berkala kepada warga sekitar Tangerang Selatan.

Baca juga: Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, Sinar Mas dan Inacham Sumbang Alat Kesehatan

Bantuan itu berupa beras kemasan, sarden ukuran besar, minyak goreng kemasan, dan mie instan. Selain Tangerang Selatan, Group ITC Sinar Mas juga menyalurkan bantuan serupa melalui Pemerintah Kota Jakarta Pusat.

Selanjutnya APP Sinar Mas lewat anak perusahaannya, PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Tbk Tangerang Mill menyalurkan 1.000 paket bantuan melalui Dinas Sosial Tangerang Selatan.

Ada pun, total bantuan bahan pangan yang disalurkan mencapai 2.500 paket yang 1.500 di antaranya diserahkan kepada warga terdampak Covid-19.

Tak hanya di Tangerang Selatan. Kota Pontianak turut menjadi lokasi penyerahan bantuan dari APP Sinar Mas.

Baca juga: Bersama Kadin dan Tzu Chi, Sinar Mas Galang Donasi Lintas Perusahaan untuk Tanggulangi Covid-19

Bantuan sebanyak 520 paket sembako ditambah 40 karung beras disalurkan ke Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah VIII Pontianak untuk masyarakat yang membutuhkan.

Upaya itu dilakukan bersama Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Komisariat Daerah (Komda) Kalimatantan Barat.

Sementara itu, Sinar Mas Mining mendukung gerakan yang diinisiasi perusahaan milik Kaesang Pangarep, PT Hebat untuk meringankan beban para tenaga medis.

Bantuan yang juga diberikan untuk para ojek online itu berupa 80.000 paket kebutuhan harian, seperti beras dan makanan jadi yang merupakan produk GK Hebat.

Baca juga: Donasi Darah Sinar Mas Berhasil Kumpulkan 3.701 Kantung Darah

Tidak hanya bantuan pangan, mereka juga diberi alat pelindung diri, seperti masker, dan hand sanitizer.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Whats New
Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

Whats New
Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Whats New
Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Whats New
Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Whats New
Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Whats New
Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Whats New
Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Whats New
OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

Whats New
OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

Whats New
Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Whats New
Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com