392.338 Korban PHK Tercatat Jadi Peserta Kartu Prakerja

Kompas.com - 20/05/2020, 05:57 WIB
Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). Pemerintah membuka gelombang kedua pendaftaran program yang bertujuan memberikan keterampilan untuk kebutuhan industri dan wirausaha itu mulai Senin ini hingga dengan Kamis (23/4/2020) melalui laman resmi www.prakerja.go.id. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
  *** Local Caption *** 
ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRAWarga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). Pemerintah membuka gelombang kedua pendaftaran program yang bertujuan memberikan keterampilan untuk kebutuhan industri dan wirausaha itu mulai Senin ini hingga dengan Kamis (23/4/2020) melalui laman resmi www.prakerja.go.id. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj. *** Local Caption ***
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, hingga saat ini terdapat 392.338 peserta Kartu Prakerja merupakan korban Pemutusan Hubungan Kerja (Covid-19) akibat pandemi virus corona.

Secara lebih rinci dirinya memaparkan, dari gelombang I, terdapat 168.111 peserta yang lolos mendapatkan program Kartu Prakerja, dengan 161.512 di antaranya merupakan korban PHK.

Adapun pada gelombang II, terdapat 288.154 orang peserta dengan 132.642 orang yang merupakan korban PHK. Sementara pada gelombang III dengan jumlah peserta 224.615 orang, 98.184 merupakan korban PHK.

Baca juga: Terbukti Melanggar, Kemenhub Bekukan Izin Terbang Beberapa Rute Batik Air

"Dari jumlah ini sebagian adalah yang diusulkan oleh Kemnaker (Kementerian Ketenagakerjaan), karena itu kami menggunakan accuration. Sehingga ini saya tekankan, perlu adanya toleransi, tidak perlu selfish (egois) kalau misalnya kita bukan terdampak, ya jangan mendaftar sekarang. Kita dahulukan saudara yang terdampak untuk bisa menenerima manfaat," kata Denni dalam diskusi online yang dilakukan Indef, Selasa (19/5/2020).

Adapun berdasarkan survei yang dilakukan oleh manajemen pelaksana menunjukkan, dari jumlah orang yang tercatat sebagai peserta Kartu Prakerja, sebanyak 61 persen di antaranya laki-laki dengan 39 persen lainnya perempuan.

Rentang usia peserta Kartu Prakerja mayoritas adalah 18 tahun hingga 34 tahun.

"Sehingga sesuai dengan target grup sejak awal. Untuk tingkat pendidikan mayoritas SMA sederajat," ujar Denni.

Baca juga: Soal Penumpukan Penumpang, Kemenhub Layangkan Surat Peringatan Ke AP II

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X