Konsumsi Air Minum Dalam Galon Saat Pandemi? Begini Cara Cek dan Jaga Kebersihannya

Kompas.com - 20/05/2020, 13:52 WIB
Ilustrasi: Salah satu aparatur sipil negara (ASN) lingkungan pemerintah kabupaten Trenggalek Jawa Timur, mengisi ulang air ke botol dari Galon yang tersedia di lokasi kegiatan musrenbang (21/03/2019) KOMPAS.com/SLAMET WIDODOIlustrasi: Salah satu aparatur sipil negara (ASN) lingkungan pemerintah kabupaten Trenggalek Jawa Timur, mengisi ulang air ke botol dari Galon yang tersedia di lokasi kegiatan musrenbang (21/03/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Galon air minum isi ulang nampaknya sudah tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Namun kesterilan galon air minum masih banyak dipertanyakan, utamanya saat pandemi Covid-19.

Apakah galon isi ulang masih aman digunakan?

Direktur Keamanan Pangan Danone- Aqua Arsadi Hendranu mengatakan, pihaknya selalu menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar Eropa untuk memastikan tingkat kesterilan air dalam galon.

Dia bilang, hal yang pertama kali diterapkan olh perseroan adalah melakukan seleksi galon atau memisahkan galon yang masih layak pakai dengan galon yang sudah pecah/retak ketika galon sampai ke pabrik Aqua.

Baca juga: Erick Thohir Evaluasi 11 Perusahaan Air Minum Milik BUMN

Kemudian galon layak pakai dilakukan proses pencucian dan sanitasi dengan kontrol yang ketat, menggunakan mesin bertekanan suhu tinggi. Proses inipun tak tersentuh tangan manusia.

"Kemudian masuk proses isi ulang Hi-care dalam ruangan bertekanan positif dilengkapi dengan filter. Kami pastikan proses isi ulang tidak tercemar," kata Arsadi dalam konferensi video, Rabu (20/5/2020).

Untuk lebih memastikan, masyarakat juga bisa memeriksa dan menjaga keadaan galon air minum di rumah masing-masing. Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan:

1. Pastikan dari perusahaan berizin

Pakar Tekologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Eko Hari Purnomo menyarankan, masyarakat perlu memastikan air dalam galon yang tersedia di rumah benar-benar dari perusahaan yang mendapat izin dari BPOM.

"Air dalam galon perlu dipastikan berasal dari mana, agar mengetahui perusahaan itu sudah menerapkan standar dari Badan POM dan pemerintah," kata Eko.

2. Bersihkan bagian luar galon

Agar terhindar dari bakteri dan virus, utamanya Covid-19, Eko menyarankan untuk membersihkan kemasan luar galon air isi ulang. Pembersihan bisa dilakukan dengan mencuci atau menggunakan tisu alkohol yang biasanya disediakan oleh perusahaan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X