Petugas PLN Kembali Catat Meteran ke Rumah, Lapor Lewat WA Masih Bisa?

Kompas.com - 20/05/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi listrik PLN dok PLNIlustrasi listrik PLN

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) akan kembali melakukan pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar untuk tagihan rekening bulan Juni 2020.

Lalu, apakah pelanggan masih bisa melaporkan foto meteran melalui WhatsApp seperti sejak Maret lalu?

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril mengatakan, pelaporan pelanggan secara mandiri melalui WhatsApp resmi PLN masih bisa dilakukan oleh pelanggan, meski petugas sudah melakukan pencatatan.

Baca juga: Petugas PLN akan Kembali Lakukan Pencatatan Meteran ke Rumah Pelanggan

Bahkan, PLN akan mengutamakan data pelaporan mandiri yang dilakukan oleh pelanggan.

"Jadi kalau pelanggan mengirimkan angka stand kwh meter dan kami nyatakan valid, kami akan menggunakan laporan tersebut sebagai dasar perhitungan rekening. Meskipun petugas catat meter mengunjungi rumah pelanggan," ujar Bob dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (20/5/2020).

Bob menjelaskan, pelaporan secara mandiri dapat dilakukan pada tanggal 24-27 setiap bulannya, melalui WhatsApp dengan nomor 08122123123.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, PLN juga akan kembali melakukan pembacaan meteran oleh petugas, dengan tetap memperhatikan Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI untuk antisipasi penyebaran Covid-19 yaitu dengan menggunakan standar Alat Pelindung Diri (APD).

"Akhir bulan Mei ini petugas kami akan kembali mencatat ke rumah pelanggan untuk rekening bulan Juni. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian tagihan rekening listrik dengan penggunaan listrik oleh pelanggan," tutur Bob.

Baca juga: Cara Mudah Kirim Foto Meteran Listrik PLN Lewat WhatsApp

Lebih lanjut Bob mengatakan, apabila pelanggan tidak melakukan pelaporan mandiri melalui WhatsApp dan lokasi rumah pelanggan tidak bisa didatangi oleh petugas, maka PLN akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar perhitungan rekening listrik.

Jika nantinya ditemukan perbedaan antara perhitungan rata-rata dan tagihan aslinya, maka akan ada penyesuaian tagihan rekening listrik ketika petugas PLN melakukan pencatatan meter ke rumah pelanggan.

"Meskipun demikian, ada wilayah yang ditutup karena protokol Covid-19, tentu kami tidak bisa melakukan pencatatan. Jika demikian kami akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar tagihan rekening listrik," ucap Bob.

Baca juga: Subsidi Listrik Diperpanjang hingga September 2020

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.