Erick Thohir Ingin Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa Tersambung

Kompas.com - 20/05/2020, 15:36 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginginkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terkoneksi dengan Pelabuhan Benoa, Bali.

Mantan bos Inter Milan itu yakin, dengan terhubungnya kedua lokasi tersebut bisa menggenjot sektor parawisata di Indonesia.

“Benoa itu akan jadi one stop pelabuhan untuk diprioritaskan ke tourism. Ada yang namanya cruise dan yacht. Bahkan kita akan sambungkan dengan airport. Kita lagi pikirin bagaimana (cara) nyambungnya,” ujar Erick dalam diskusi virtual, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Dipuji Erick Thohir, Begini Cara Bandara Ahmad Yani Semarang Cegah Penumpukan Penumpang

Erick menambahkan, di luar negeri, sudah ada beberapa bandara yang terkoneksi dengan pelabuhan. Atas dasar itu, dia meyakini proyek ini bisa terwujud.

“Karena seperti Changi, begitu turun pesawat mau (naik) cruise bisa langsung atau seperti di Hongkong. Nah kalau kita masih harus pindah lagi naik bus. Nah ini yang sedang kita coba siasati,” kata Erick.

Erick optimis sektor parawisata Indonesia bisa semakin maju jika Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa terkoneksi.

“Kita ini negara archipelogo, kenapa kita tidak bisa jadi super hub. Ini yang kita lakukan, orang (nanti) naik cruise ke Bali, bisa berputar-putar ke Manado, Labuan Bajo dan kemana-mana. Kenapa harus dari negara lain dulu baru ke kita,” ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X