Tengah Tahun, Saatnya Evaluasi Resolusi Keuangan dengan 5 Cara Ini

Kompas.com - 25/05/2020, 17:29 WIB
ilustrasi mengatur keuangan Shutterstockilustrasi mengatur keuangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada awal tahun ini, banyak dari kita yang telah menentukan resolusi keuangan untuk tahun 2020, apakah mulai menabung secara berkala, melunasi utang secara bertahap, dan lain-lain.

Namun, kemudian tanpa diduga datang pandemi virus corona atau COVID-19, yang ternyata dapat dengan cepat berdampak pada keuangan rumah tangga.

Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menjelaskan, ada 5 cara mengevaluasi resolusi keuangan Anda.

1. Periksa aset yang dimiliki dan pertumbuhannya

"Buat daftar seluruh aset yang Anda miliki dan hitung berapa besar pertumbuhannya dalam kurun waktu hampir 6 bulan terakhir ini," kata Freddy dalam laporannya, Senin (25/5/2020).

Baca juga: Keuangan Anda Tak Pernah Mapan? Kenali Penyebabnya di Sini

Aset yang dimaksud dapat berupa reksa dana, saham atau obligasi, tabungan atau deposito, emas, maupun properti, baik berupa tanah, rumah, maupun ruko.

2. Periksa utang-utang yang masih harus ditanggung

Buat daftar seluruh utang yang masih harus ditanggung dan tanggal berakhirnya, baik utang konsumtif maupun utang produktif.

3. Hitung harta yang terkumpul

Langkah selanjutnya, lakukan pengecekan, apakah jumlah harta yang Anda miliki bertambah atau berkurang dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

Baca juga: Bagi-bagi Angpao di Masa Pandemi, Ini Kata Perencana Keuangan

"Caranya, dengan menghitung jumlah aset yang dimiliki saat ini, dikurangi dengan jumlah utang yang masih harus ditanggung. Harta sama dengan aset dikurangi utang," jelas Freddy.

4. Masukkan resolusi keuangan ke dalam 3 kategori

Ketika Anda melakukan evaluasi, yang harus Anda lakukan adalah melihat lagi daftar resolusi keuangan 2020 yang telah disusun sebelumnya.

Masukkan masing-masing ke dalam 3 kelompok terpisah, yakni yang sudah tercapai, yang kemungkinan masih bisa dicapai dalam tahun ini, dan yang sebaiknya ditunda dulu.

Untuk memutuskan sebuah resolusi keuangan masuk ke dalam kategori yang mana, perhatikan harta yang sudah terkumpul selama periode sekitar 6 bulan terakhir, tingkat urgensi, dan penghasilan Anda saat ini.

Baca juga: Tujuan Keuangan Pribadi Terganggu karena Virus Corona? Lakukan Hal Ini

"Ingat, pandemi ini belum jelas kapan akan berakhir. Sementara penghasilan kita sangat mungkin untuk berkurang akibat pandemi ini," ungkap Freddy.

Jadi, jika ternyata jumlah utang Anda masih besar, maka jadikan ‘pelunasan utang’ sebagai resolusi keuangan Anda yang baru. Sementara itu, resolusi keuangan yang sifatnya hiburan sebaiknya ditunda dulu.

5. Evaluasi setiap 3 bulan sekali

Kondisi saat ini bisa dikatakan sebagai kondisi luar biasa. Maka, sesuaikan kembali resolusi keuangan Anda secara lebih realistis, namun harus tetap spesifik dan terukur.

"Periode evaluasi yang ideal adalah kuartalan atau setiap tiga bulan sekali, karena jika terjadi penyimpangan akan cepat ditangani. Namun, di tengah kondisi seperti saat ini, Anda juga boleh melakukan review setiap bulan," ungkap Freddy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X