Perkebunan Topang Ekonomi Bangka Belitung di Tengah Pandemi Corona

Kompas.com - 26/05/2020, 13:21 WIB
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi perkebunan kelapa sawit

Menurunnya kinerja sektor pertambangan juga senada dengan pertumbuhan ekonomi sektor industri pengolahan yang mengalami penurunan 2,86 persen (yoy) setelah pada kuartal sebelumnya tumbuh 5,06 persen (yoy).

Menurunnya kinerja kedua sektor lapangan usaha tersebut disebabkan oleh menurunnya harga timah sebagai dampak menurunnya permintaan timah global akibat terbatasnya aktivitas industri otomotif dan elektronik selama pandemi Covid-19.

Kinerja harga timah global pada awal 2020 masih relatif baik.

Baca juga: Ditopang Pertanian, Pertumbuhan Ekonomi Babel 3,49 Persen

Dampak dari menurunnya harga timah global ini menyebabkan perusahaan pengolahan timah menahan ekspor logam timah yang berdampak terhadap penurunan produksi logam timah.

Penurunan ekspor logam timah selanjutnya berdampak terhadap kinerja sektor perdagangan yang tumbuh melambat dari 2,34 (yoy) pada kuartal IV 2019 menjadi 1,96 (yoy) pada kuartal I 2020.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X