Dapat Opini WTP dari BPK, Surplus Operasional BI Rp 33,35 triliun

Kompas.com - 26/05/2020, 17:04 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Indonesia (BI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan surplus operasional sebesar Rp 33,35 triliun sepanjang tahun 2019.

Di dalam Laporan Tahunan Bank Indonesia (LTBI) 2019 ditunjukkan, surplus tersebut berasal dari jumlah penghasilan yang lebih besar dari jumlah beban.

Di dalam laporan tersebut dijelaskan, BI mencatatkan jumlah penghasilan sebesar Rp 91,80 triliun pada tahun 2019, sedangkan jumlah bebannya sebesar Rp 46,57 triliun.

Baca juga: BI Sesuaikan Kegiatan Operasional Saat Idul Fitri, Simak Rinciannya

Besaran surplus tersebut telah dipotong pajak sebesar Rp 11,87 triliun.

BI pun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

"Opini WTP telah dicapai selama 17 tahun terakhir secara berturut-turut, yang tidak terlepas dari upaya BI dalam mewujudkan tata kelola yang baik dalam mendukung pelaksanaan tugas BI sebagaimana diamanatkan Undang-Undang, demikian mengemuka dalam peluncuran buku Laporan Tahunan Bank Indonesia (LTBI) 2019 secara digital," jelas BI dalam keterangan tertulisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, di dalam LTBI tahun 2019, BI mengusung tema 'Sinergi, Transformasi, dan Inovasi Menuju Indonesia Maju'.

Sinergi, transformasi, dan inovasi adalah kunci untuk memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju Indonesia maju ke depan.

Baca juga: Biayai Defisit Fiskal, BI Sudah Borong SBN Rp 22,8 Triliun

Sinergi dalam arti BI akan terus melakukan sinergi yang kuat dengan pemerintah, otoritas terkait, dunia usaha, dan berbagai pihak untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan-kebijakan baik yang dilakukan BI dan berkoordinasi dengan kebijakan-kebijakan lain untuk mendorong ekonomi Indonesia, termasuk mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional.

Transformasi berarti BI mendukung kebijakan-kebijakan transformasi dan reformasi struktural yang dilakukan oleh Pemerintah dalam memajukan produktivitas dan sumber daya manusia.

 

Transformasi juga dilakukan di BI baik melalui bauran kebijakan BI, organisasi yang lebih kuat, SDM yang lebih profesional, dan berakhlak mulia. Inovasi diperlukan dalam menuju Indonesia Maju ke depan, terutama inovasi di bidang digital.

Dalam hal ini, BI telah meluncurkan dan melaksanakan digitalisasi sistem pembayaran di dalam mendukung integrasi ekonomi keuangan digital ke depan.

"LTBI 2019 merupakan laporan tahunan yang memaparkan berbagai kebijakan dan capaian yang telah diraih BI sebagai perwujudan akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan tugas BI sepanjang tahun 2019," jelas Perry.

"LTBI 2019 sekaligus juga memuat Laporan Keuangan Tahunan Bank Indonesia sebagai komitmen BI untuk menjunjung tinggi tata kelola baik di dalam kebijakan maupun kelembagaan termasuk keuangan," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.