KILAS

Sambut "New Normal", PGN Siapkan Skenario "Back to Office"

Kompas.com - 27/05/2020, 21:15 WIB
PGN telah menyiapkan beberapa langkah guna menunjang kesehatan dan mencegah penyebaran Covid-19 untuk pekerja work from office (WFO).
DOK. Humas PGNPGN telah menyiapkan beberapa langkah guna menunjang kesehatan dan mencegah penyebaran Covid-19 untuk pekerja work from office (WFO).

KOMPAS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk ( PGN) tengah bersiap menjalankan new normal atau kondisi normal baru di masa pandemi Covid-19 dalam mengoperasikan pengelolaan gas bumi nasional.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PGN Beni Syarif Hidayat menyatakan, PGN telah menyiapkan skenario dan tahapan back to office bagi seluruh pekerja.

Hal ini sesuai dengan arahan pelaksanaan new normal yang dikeluarkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di mana PGN merupakan salah satu perusahaan BUMN.

Untuk itu, PGN pun telah menyusun protokol penanganan Covid-19 untuk pelaksanaan antisipasi new normal dengan pekerja akan kembali bekerja di kantor.

Beni menerangkan, skenario back to office akan dilakukan dalam tiga tahap.

Baca juga: Sediakan Listrik untuk Industri, PGN dan Pertamina EP Sepakati Penyesuaian Harga Gas Bumi

“Pada tahap pertama, pekerja masuk kantor tapi belum semua atau work from office (WFO) fleksibel. Tahap ini akan dimulai pada 1 sampai 30 Juni 2020,” ungkapnya, Rabu (27/05/2020).

Namun, lanjut dia, pelaksanaannya dapat menyesuaikan waktu berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan wilayah operasional perusahaan.

Lalu, untuk tahap dua akan dimulai sejak berakhirnya tahap pertama sampai dengan status kondisi bencana dicabut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau 30 hari sejak berakhirnya tahap pertama.

“Maksimal 50 persen pada tahap pertama dan 70 persen pekerja pada tahap kedua per satuan kerja,” terangnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Kemudian, tahap ketiga akan dimulai sejak status kondisi bencana dicabut oleh BNPB atau berakhirnya tahap kedua.

Baca juga: Dirut PGN Siap Jalankan Ketetapan Harga Gas Industri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Bangga Buatan Indonesia, Luhut Ajak Masyarakat Beli Sepeda Produk Lokal

Whats New
Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Covid-19 Bikin Bisnis Hotel dan Restoran di Jakarta Kian Merana

Whats New
5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

5+ Rahasia dan Cara Mengatur Keuangan Freelancer Zaman Now

Earn Smart
Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Tarif Tol Jakarta-Bandung Terbaru di 2021

Spend Smart
Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Hati-hati, Ada Hoaks Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12!

Whats New
Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Pastikan Kelayakan Terbang Pesawat, Menhub Tinjau Ramp Check di Bandara Soetta

Whats New
Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Tarif Tol Terbaru dari Jakarta Menuju Semarang dan Surabaya di 2021

Spend Smart
Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Satpam Wajib Miliki KTA dan Ijazah, Berapa Biaya Pembuatannya?

Work Smart
Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Cerita Orang Terkaya Paling Muda di India, Pernah Jualan HP Kini Punya Harta Rp 21,7 Triliun

Work Smart
MONEY SEPEKAN:  6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

MONEY SEPEKAN: 6 Maskapai Indonesia yang Kini Tinggal Nama | Uni Eropa Tolak Sawit Indonesia, Butuh Nikelnya

Whats New
Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Selain Kendaran Listrik, Ini Pendongkrak Melejitnya Harga Nikel

Whats New
Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Elon Musk Sumbangkan 5 Juta Dollar AS untuk Akses Pendidikan Gratis

Whats New
Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Whats New
Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Utang Pemerintah Tembus Rp 6.000 Triliun

Whats New
Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Erick Thohir Minta 15 Persen Direksi BUMN Dijabat Perempuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X