IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat, Ini Faktornya

Kompas.com - 28/05/2020, 07:43 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) hari ini diproyeksikan bergerak positif. Kemarin indek acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berhasil naik 0,32 persen setelah sempat terseok-seok di zona merah.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan,  IHSG berpotensi menguat dengan dukungan berbagai sentimen positif baik internal maupun eksternal. 

“Kalau kita lihat, kemungkinan indeks bisa menguat ya. Ini faktor utamanya lebih bayak karena optimisme penemuan vaksin corona sama pembukaan ekonomi. Jadi kita lihat pasar dunia rata-rata menguat karena faktor tersebut,” kata Hans kepada Kompas.com, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: IHSG Berhasil Bangkit, Rupiah Menguat ke Level Rp 14.710 Per Dollar AS

Di sisi lain, memanasnya hubungan antara AS dan China masih dikesampingkan oleh pasar. Walaupun hal ini masih berpotensi menekan indeks, namun pasar lebih optimis dengan pembukaan ekonomi dan penemuan vaksin corona.

Sementara dari domestik, rencana pelonggaran PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) bisa memberikan angin segar pada emiten properti dan pengelola mal yang kemarin rata-rata menguat.

Selain itu, sentimen positif juga datang dari kucuran stimulus untuk perusahaan BUMN dan laporan laba korporasi pebankan yang masih positif di kuartal pertama.

Hans memproyeksikan hari ini IHSG berpeluang konsolidasi menguat pada level support 4.597 sampai dengan 4.487, resistance pada level 4.659 sampai dengan 4.726.

Baca juga: Direktur Gudang Garam Ini Lepas Seluruh Saham GGRM Miliknya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Whats New
Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Whats New
Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Whats New
Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Whats New
Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Whats New
Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Whats New
Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Whats New
1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Whats New
Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering 'Mengganggu' Bu Ani...

Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering "Mengganggu" Bu Ani...

Whats New
Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Whats New
Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Whats New
Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Whats New
Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Whats New
Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Whats New
Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X