BI Perkirakan Inflasi Periode Ramadhan Hanya 0,09 Persen

Kompas.com - 28/05/2020, 16:38 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Indonesia (BI).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memperkirakan tingkat inflasi hingga pekan keempat Mei 2020 berada di kisaran 0,09 persen. Adapun secara tahunan atau year on year, tingkat inflasi mencapai 2,21 persen.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, tingkat inflasi pada periode yang bertepatan dengan bulan Ramadhan tersebut sangat rendah jika dibandingkan dengan Ramadhan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2019, tingkat inflasi pada Ramadhan sebelum Idul Fitri tercatat sebesar 0,68 persen, dan setelah Idul Fitri sebesar 0,55 persen.

Baca juga: Arus Balik, Ini Jumlah Kendaraan yang Sudah Menuju Jakarta

"Bulan Ramadhan ini inflasi sagat-sangat rendah, 0,09 persen secara month to month (mtm), kalau dihitung tahunannya 2,21 persen (year on year/yoy). Memang inflasi di tahun ini sangat rendah kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Perry dalam video conference, Kamis (28/5/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tingkat inflasi yang cenderung sangat rendah pada Mei 2020.

Faktor pertama yaitu dampak dari pandemi virus corona (Covid-19) yang menurunkan permintaan masyarakat akan barang dan jasa.

"Kalau di tahun-tahun sebelumnya di Ramadhan ada buka puasa yang tidak hanya di rumah tapi juga di restoran, belanja juga banyak, tahun ini karena Covid-19 permintaan rendah," ujar Perry.

"Ini juga terlihat dari berbagai kegaitan ekonomi kita, termasuk dari pendapatan masyarakat," sambung dia.

Baca juga: Gubernur BI: Kami Yakin Rupiah Akan Terus Menguat...

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X