Empat Prinsip Kedai Sayur Lanjutkan Bisnis di Masa "New Normal"

Kompas.com - 28/05/2020, 20:29 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|

Kedua, melakukan kontrol harga.

Ketiga, memastikan ketersediaan stok langsung dari sumbernya.

"(Keempat) Kami memperketat quality control (kontrol kualitas)," tutur Adrian.

Selain layanan B2B dan B2C, Kedai Sayur juga memiliki layanan khusus bernama Mitra Sayur.

Mitra Sayur merupakan mitra bagi pedagang sayur baik keliling maupun dengan lapak atau
kios yang menjadi konsumen Kedai Sayur.

Baca juga: Mau Pinjam Uang dari Fintech di Tengah Covid-19? Perhatikan 4 Hal Ini

Layanan ini pertama kali diluncurkan sejak awal didirikannya Kedai Sayur dengan visi membantu para pedagang sayur meningkatkan bisnis mereka.

Saat ini sudah lebih dari 7.000 pedagang sayur yang tergabung menjadi mitra Kedai Sayur dan merasakan dampak positif terhadap usahanya.

Kini, Kedai Sayur memiliki dua pusat distribusi (DC) di Setu, Jakarta Timur dan Cipondoh, Kota Tangerang, dengan pasokan produk pangan segar dari 30 lebih vendor yang terdiri dari petani, pasar induk, dan pasar lokal.

 Baca juga: Pemerintah Akan Terbitkan Utang Rp 990,1 Triliun?

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X