Sampoerna Donasi Alat Kesehatan untuk Pekerja Migran Terdampak Covid-19

Kompas.com - 29/05/2020, 13:57 WIB
Pemberian bantuan alat kesehatan oleh PT HM Sampoerna Tbk kepada para pekerja migran melalui Kementerian Ketenagakerjaan Dok HM SAMPOERNAPemberian bantuan alat kesehatan oleh PT HM Sampoerna Tbk kepada para pekerja migran melalui Kementerian Ketenagakerjaan

JAKARTA, KOMPAS.com - PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) memberikan bantuan kepada para mantan pekerja migran Indonesia yang turut terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan tersebut berupa 10.000 paket hygiene yang terdiri dari 20.000 masker non medis, 10.000 botol hand sanitizer, dan 10.000 kantong serut buatan para pelaku UMKM binaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan BEDO.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Biro Kerjasama Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Baca juga: Tangani Covid-19, Sampoerna Donasi Ventilator dan APD

"Bantuan ini sangat membantu terutama pekerja migran saat tiba di Tanah Air dan pulang ke rumahnya. Sejumlah perusahaan juga turut membantu kita dan bantuan juga datang dari ILO (International Labour Organization)," kata Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kemnaker Indah Anggoro Putri dalam keterangannya, Jumat (29/5/2020).

Indah mengatakan, para mantan pekerja migran merupakan kelompok yang turut terdampak pandemi virus corona. Sampai saat ini sekitar 70.000 pekerja migran yang harus kembali ke Indonesia.

Menurutnya, gelombang kepulangan pekerja migran masih akan berlanjut. Diperkirakan angkanya bisa menembus 80.000 pekerja migran hingga akhir tahun ini.

Selain mantan pekerja migran, bantuan juga akan disalurkan kepada kelompok terdampak Covid-19 lainnya, yaitu pekerja industri rumahan dan pekerja sektor informal.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Sampoerna Kucurkan Rp 40 Miliar Dukung Toko Kelontong SRC

Sementara itu, Direktur Sampoerna Elvira Lianita mengatakan, inisiatif ini merupakan bentuk peran aktif perseroan dalam mendukung pemerintah menangani pandemi virus corona. Elvira mengatakan, bantuan ini juga melibatkan para pelaku UMKM di Pasuruan, Blora, Rembang, Jember, Banyuwangi, dan Bali, yang turut terimbas akibat pandemi.

"Ada sekitar 300 pelaku UMKM binaan yang dilibatkan dalam pengadaan masker kain, kantong masker, dan hand sanitizer yang dibuat oleh UMKM di Bali, dan telah mendapatkan surat izin dari Kemenkes (BPOM). Sehingga, produk yang dihasilkan dijamin sesuai dengan standar kesehatan yang ditetapkan," ujar Elvira.

Sampoerna, sambung Elvira, juga telah bekerja sama dengan mitra CSR, Gugus Tugas, dan pemerintah daerah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Surabaya, Solo, Pasuruan, Karawang, Bali, dll dalam menangani penyebaran COVID-19.

Sebelumnya, Sampoerna juga menyalurkan bantuan berupa 5.500 paket sembako kepada warga prasejahtera di lima kotamadya di DKI Jakarta. Bantuan sembako ini terdiri dari beras, minyak goreng, gula, garam, dan teh.

Bantuan ini disalurkan melalui Yayasan Senyum untuk Negeri (SUN) dan berkolaborasi dengan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yaitu Kolaborasi Sosial Berskala Besar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X