Erick Thohir: Banyak Media Asing Mendiskreditkan Penanganan Covid-19 Indonesia

Kompas.com - 29/05/2020, 18:36 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sedih mendengar opini yang berkembang di masyarakat terkait penanganan Covid-19 di Indonesia.

Menurut dia, banyak pihak yang menilai langkah-langkah yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam penanganan Covid-19 sangat buruk.

“Cuma kadang-kadang kita terjebak opini kalau kita itu jelek banget. Ini yang saya sedih, bahkan banyak media asing mendiskreditkan,” ujar Erick dalam diskusi virtual, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: New Normal, Erick Thohir Usulkan Sistem Member untuk Beli Tiket Kereta Api

Menurut Erick, kondisi di Indonesia tak lebih buruk ketimbang negara lainnya seperti Amerika Serikat dan Italia. Namun, dia mengakui ada beberapa negara yang penanganan Covid-19 lebih baik dari Indonesia.

“Mungkin ada negara yang lebih bagus dari kita, misalnya Korea, tapi populasi penduduknya berapa dibanding kita. Kita ini dibanding china dan AS itu, kita ini negara kepulauan,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Erick menambahkan, kondisi penanganan corona di dalam negeri sudah cukup baik. Hal itu terbukti dari tidak adanya antrean pasien di rumah sakit.

Selain itu, kata Erick, di tengah situasi yang sulit ini pemerintah mampu mengendalikan inflasi.

Baca juga: Erick Thohir: Saya Tidak Anti Merek Asing di Sarinah

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X