Dapat Pinjaman Rp 750 Miliar, Ini yang Akan Dilakukan AP II

Kompas.com - 30/05/2020, 17:31 WIB
bPenumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGbPenumpang saat tiba di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/5/2020). PT Angkasa Pura II mengeluarkan tujuh prosedur baru bagi penumpang penerbangan rute domestik selama masa dilarang mudik Idul Fitri 1441 H di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (Persero) peroleh fasilitas pinjaman maksimal dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk senilai Rp 750 miliar.

Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan pada Jumat (29/5/2020) antara Direktur PT Angkasa Pura II Wiweko Probojakti dan Pgs. Pemimpin Divisi BUMN & Institusi Pemerintah BNI, Litasari Wahju Widjajanti.

Dalam kesempatan tersebut, Wiweko mengatakan pinjaman ini digunakan untuk corporate general purposes.

Baca juga: Sudah Ribuan Kendaraan ke Jakarta Dipaksa Putar Balik di Tol

“Perjanjian fasilitas pinjaman yang baru ditandatangani hari ini merupakan bentuk kepercayaan perbankan terhadap fundamental PT Angkasa Pura II. Dalam waktu dekat akan diperoleh fasilitas pinjaman dari bank himbara maupun swasta lainnya,” kata Wiweko melalui siaran media.

Ia juga menyebut pada tahun ini industri penerbangan nasional dan global memang terdampak pandemi Covid-19, namun AP II menyatakan tetap menjaga konvektivitas udara di Indonesia melalui 19 bandara yang beroperasi melayani berbagai penerbangan.

Pinjaman dari BNI ini dinilai akan mendukung AP II untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, maskapai, dan stakeholder penerbangan lainnya.

“Pinjaman dari BNI ini juga akan sangat membantu kami dalam bersiap ketika nantinya lalu lintas pesawat dan penumpang kembali meningkat saat Covid-19 sudah dapat terkendali," tambah dia.

Baca juga: Cara Buka Rekening Baru BCA lewat Mobile Banking

Selama pandemi covid-19, AP II fokus pada peningkatan pendapatan bisnis kargo dan utilisasi non-performing asset, serta diversifikasi portofolio anak usaha.

Perseroan juga telah menetapkan tiga fase menghadapi situasi saat ini yaitu Business Survival, Business Recovery dan Business Sustainability.

Tiga fase tersebut merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko Business Continuity Management yang ditetapkan PT Angkasa Pura II.

Baca juga: Pemerintah Sebut 89 Proyek Bisa Serap 19 Juta Tenaga Kerja

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X