Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Menekan Penyebaran Covid-19 Melalui Transportasi Udara

Kompas.com - 02/06/2020, 08:10 WIB
Kondisi sepi di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020). DOK. ANGKASA PURA IIKondisi sepi di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (14/5/2020).
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

PROSEDUR standar dalam kerangka menekan penyebaran covid-19 antara lain adalah, jaga jarak, sering cuci tangan, dan mengenakan masker.

Di sisi lain pada langkah PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar telah menyulitkan orang untuk bepergian, terutama dengan angkutan udara. Belum lagi persyaratan administrasi yang harus dipenuhi untuk dapat bepergian sangat menyulitkan para calon penumpang.

Hal-hal tersebut telah menempatkan bisnis transportasi udara pada posisi yang sulit.

Berkurangnya jumlah orang yang menggunakan jasa angkutan udara dan pemberlakuan pembatasan jumlah penumpang yang dapat diangkut dapat dikatakan sebagai “mustahil” untuk dapat memperoleh keuntungan yang memadai dalam bisnis angkutan udara.

Tidak terlihat celah sedikitpun yang dapat digunakan untuk memperoleh target keuntungan dalam kegiatan dibidang jasa transportasi udara.

Pertanyaan yang muncul adalah, lalu apa yang harus dilakukan dalam transportasi udara di tengah turbulensi covid-19 ini. Realitanya kebutuhan akan angkutan udara justru meningkat terutama di bidang angkutan barang atau kargo dan juga secara terbatas kebutuhan orang yang bepergian.

Idealnya, sekarang ini pemerintah sudah harus turun tangan dalam mengatur jalur penerbangan sedemikian rupa sehingga dapat turut melancarkan arus logistik, barang, dan orang dari daerah-daerah tertentu ke berbagai tujuan.

Sudah waktunya membentuk satuan tugas udara Covid-19 yang mengatur dan melancarkan arus kebutuhan pokok dari daerah penghasil atau surplus ke tujuan yang membutuhkannya.

Dalam hal ini tentu saja harus dibuat terlebih dahulu perencanaan yang matang, dan menentukan maskapai penerbangan milik negara yang akan ditugaskan sesuai kebutuhan.

Demikian pula antara lain dengan mempetakan terlebih dahulu daerah penghasil dan titik tujuan yang membutuhkan. Dalam angkutan barang kebutuhan pokok, antara lain hasil perkebunan dan atau pertanian bisa saja menggunakan Bandara Kertajati yang posisinya berdekatan dengan daerah produsen hasil bumi di kawasan Jawa Barat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.