Masyarakat Keluhkan Layanan JNE, Ini Kata Pihak Manajemen

Kompas.com - 02/06/2020, 19:06 WIB
Presiden Direktur JNE Mohamad Feriadi saat pressconference virtual, Kamis (30/4/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAPresiden Direktur JNE Mohamad Feriadi saat pressconference virtual, Kamis (30/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini netizen di media sosial Instagram @Jne_id banyak yang mengeluhkan akan layanan transaksi pengiriman JNE yang dinilai cukup lambat.

Tak sedikit dari mereka mengeluhkan barang-barang yang dikirimkan tidak sesuai dengan jadwal pengiriman yang seharusnya.

Misalnya saja akun yang bernama @alfarizki247 mengatakan paket yang dipesan jauh sebelum Lebaran tiba, hingga saat ini tidak sampai. Padahal status pengiriman barang sudah berada di kurir JNE sejak tanggal 22 Mei 2020.

Baca juga: Selama Ramadhan, JNE Targetkan Jumlah Transaksi Naik 30 Persen

Menanggapi hal itu Presiden Direktur JNE Mohamad Feriadi mengatakan hal ini terjadi akibat dampak Covid-19 yang membuat banyak perubahan dan secara tidak langsung juga berimbas pada sektor logistik.

"Misalnya saja dengan adanya penutupan beberapa bandara dan adanya pengurangan penerbangan komersil mempengaruhi proses pengiriman kita, padahal layanan dari bandara lah yang biasanya menjadi andalan JNE," ujarnya dalam pressconference Obrolan Siaga secara virtual, Selasa (2/6/2020).

Dengan begitu, lanjut dia, pihak JNE tidak bisa memenuhi Service Level Agreement (SLA) terhadap konsumen JNE.

Selain itu, kata dia, yang menjadi penghambat di lapangan adalah adanya penerapan cek poin di perbatasan wilayah.

"Banyak kendaraan-kendaraan sipil yang diperiksa, dan JNE tergabung dalam pemeriksaan itu. Tentu akibatnya kami harus ikut mengantre, ini jugalah yang menjadi salah satu kendala di kita," kata dia.

Walaupun demikian, Feriadi menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanananya agar dapat melayani kebutuhan masyarakat dalam mengirimkan barang-barang logistik di tengah pandemi Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wishnutama Akan Diangkat sebagai Komisaris Utama Telkomsel?

Wishnutama Akan Diangkat sebagai Komisaris Utama Telkomsel?

Whats New
Airlangga: Ada 1.700 Bidang Usaha yang Dibuka untuk Investasi

Airlangga: Ada 1.700 Bidang Usaha yang Dibuka untuk Investasi

Whats New
Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Whats New
Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Whats New
Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah daripada Malaysia hingga Vietnam

Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah daripada Malaysia hingga Vietnam

Whats New
Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Spend Smart
5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

Whats New
Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Whats New
Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Whats New
Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Whats New
Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Spend Smart
Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Whats New
Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Whats New
Saham yang Dijagokan Yusuf Mansur Sempat Hijau, Ini Kata Analis

Saham yang Dijagokan Yusuf Mansur Sempat Hijau, Ini Kata Analis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X