Cari Kerja Saat Pandemi, Perkuat "Online Network"

Kompas.com - 03/06/2020, 10:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada kondisi wabah virus corona (Covid-19), jutaan pekerja banyak yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta dirumahkan.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) per 27 Mei 2020, pekerja sektor formal yang dirumahkan sebanyak 1.058.284 orang dan pekerja sektor formal yang ter-PHK 380.221 orang.

Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak 318.959 pekerja. Peluang untuk mencari kerja di saat pandemi ini menurut Psikolog sekaligus Head of Center for Human Capital Development PPM Manajemen Maharsi Anindyajati, memang sulit.

Baca juga: Mau Refund Dana Haji? Ini Tata Cara dan Syaratnya

Jumlah pencari kerja jauh melampaui jumlah ketersediaan lapangan pekerjaan. Untuk itu, para pencari kerja harus mengubah pola pikir dalam mencari peluang kerja

"Para pencari kerja harus melihat bahwa cara dalam merekrut karyawan di beberapa perusahaan pasti akan berubah, minimal menggeser ke online method. Dengan demikian, pencari kerja harus memperkuat online network-nya," katanya ketika dihubungi Kompas.com, Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Maharsi juga menyarankan, pencari kerja dapat juga memperkuat personal brandingnya pada sosial media.

Baca juga: Dituding Tak Berkoordinasi dengan Anies Soal Corona, Ini Jawaban Luhut

"Misalnya, pekerja dapat membuat artikel sederhana terkait area keilmuannya atau terkait hal-hal yang memang menjadi minatnya," ujarnya.

Di masa pandemi ini, lanjut Maharsi, banyak lembaga pendidikan non formal yang menawarkan webinar gratis atau diskon biaya investasi pelatihan. Dari situ pekerja dapat memanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan terkait bidang pekerjaan yang diminati.

Baca juga: Luhut Tantang Pengkritik Utang Negara Tatap Muka

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X