Di Tengah Covid-19, SKK Migas Sebut Proyek-proyek ini Dipercepat Penyelesaiannya

Kompas.com - 03/06/2020, 15:33 WIB
Para pekerja di industri hulu migas sedang melaksanakan pekerjaannya di lapangan. SHUTTER STOCKPara pekerja di industri hulu migas sedang melaksanakan pekerjaannya di lapangan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas) menyatakan, sejumlah proyek bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dapat dipercepat realisasinya di tengah pandemi Covid-19.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan, terdapat 1 proyek tahun 2020 yang akan dapat direalisasi pada Juli mendatang, yaitu Proyek Meliwis yang akan dilaksanakan oleh Ophir Indonesia (Madura Offshore).

Proyek ini disebut akan menghasilkan produksi gas sebesar 20 MMSCFD.

Baca juga: SKK Migas Siapkan Aturan Teknis Penyesuaian Harga Gas Industri Jadi 6 Dollar AS

"Ini menunjukkan tekad dan semangat insan hulu migas untuk dapat melaksanakan program yang telah disepakati dalam Work, Program & Budget 2020 secara optimal dan efisien”, kata Julius dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2020).

Selain itu, Julius melaporkan akan ada 3 proyek tahun 2021 yang dipercepat penyelesaiannya menjadi tahun ini.

Ketiga proyek tersebut adalah, pembangunan proyek Bambu Besar yag dilaksanakan oleh PT Pertamina EP, Reaktivasi Platform PHE-12 oleh PHE WMO dan pembangunan fasilitas kompresor gas Sembakung oleh Pertamina EP.

"Proyek Bambu Besar akan menghasilkan gas (non asso) sebesar 3 MMSCFD. Saat ini proyek masih dalam proses EPC dan akan onstream pada kwartal ke tiga tahun 2020," ujar Julius.

Lebih lanjut Julius menjelaskan, proyek Reaktivasi Platform-12 adalah kegiatan untuk memperbaiki platform yang sempat miring pada tahun 2017, untuk menghasilkan produksi minyak sebesar 3.000 BOPD.

Proyek tersebut diharapkan dapat direalisasi pada akhir tahun 2020.

"Demikian juga dengan proyek kompresor Sembakung yang akan diselesaikan pada akhir tahun 2020, dan menghasilkan gas sebesar 2 MMSCFD," kata Julius.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, dengan terobosan-terobosan yang dilakukan, jajarannya bersama KKKS optimis berbagai proyek dapat dipercepat penyelesaiannya, meski dihadapi pandemi Covid-19.

“Di tengah wabah Covid-19 dan SKK Migas mampu mempercepat pelaksanaan penyelesaian 3 proyek menunjukkan peran SKK Migas semakin efektif dan mampu menjalankan fungsi dengan baik," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X