Bagaimana Seharusnya Pelaku Bisnis Menyikapi Era New Normal?

Kompas.com - 03/06/2020, 16:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Oleh: Suhartono Chandra

KATA new normal atau normal baru menjadi sangat populer saat ini. Normal baru yang dimaksud terkait dengan rencana pelonggaran kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

PSBB yang bertujuan mengendalikan penularan virus Covid-19 juga berdampak pada ekonomi dan sosial. Berhentinya banyak kegiatan produksi karena pembatasan ketat mobilitas manusia mengakibatkan supply shock dan demand shock secara bersamaan.

Angka yang dirilis badan pusat statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2020 sebesar 2,97 persen year-on-year (yoy), mengalami kontraksi 2,41 persen dibandingkan triwulan IV 2019.

Pengamat ekonomi Faisal Basri dalam sebuah webinar baru-baru ini berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan BPJS Ketenagakerjaan pekerja yang terdampak sudah mencapai tiga juta lebih.

Sementara itu pandemi Covid-19 masih belum jelas kapan akan berakhir. Selama vaksin virus Covid-19 belum ditemukan dan diproduksi secara massal kita harus bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. Kesiapan pelaku usaha ketika nanti pelonggaran PSBB ditetapkan menjadi hal yang penting.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menyusun skenario tahapan new normal. Tahap pertama (rencananya) dimulai 1 Juni 2020 dengan dapat beroperasinya sektor industri dan jasa. Dilanjutkan dengan tahap kedua sampai keempat pembukaan kegiatan ekonomi secara bertahap.

Tahap kelima pada 20-27 Juli 2020 adalah evaluasi keempat tahap sebelumnya dan pembukaan tempat-tempat atau kegiatan ekonomi dan sosial berskala besar. Diharapkan akhir Juli atau awal Agustus 2020 seluruh kegiatan ekonomi sudah dibuka.

Kegiatan ekonomi dan sosial sejak tahap pertama hingga pembukaan seluruh kegiatan ekonomi harus dijalankan dengan protokol kesehatan Covid-19.

Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 Tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Tempat Kerja Perkantoran Dan Industri Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha Pada Situasi Pandemi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Simak Cara Membuat NPWP Online, Mudah dan Cepat

Work Smart
[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

[TREN LOVE KOMPASIANA] Move On Bukan Berarti Melupakan | Kriteria Pasangan Hidup, Good Looking atau Good Attitude?

Rilis
 Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Dukung Petani, Kementan Siapkan Stok Pupuk Subsidi 3 Kali Lipat

Whats New
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Kapal di Gresik

Whats New
Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan 'Super Online Deals'

Dukung Puasa Tetap Aman dan Nyaman, ShopeePay Hadirkan "Super Online Deals"

Whats New
Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Erick Thohir Hingga Sri Mulyani Digugat di PN Jakpus, Ini Perkaranya

Whats New
Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Menko Airlangga: Praktik Korupsi Terbukti Menghambat Laju Investasi

Rilis
Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Mudik Lebaran Dilarang, KAI Masih Jual Tiket Kereta Hingga 30 April

Whats New
Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Garam Klungkung Bali Tembus Pasar AS, Omzet Penjual Capai Rp 100 Juta Per Bulan

Smartpreneur
BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

BCA Syariah Jalin Kerja Sama dengan Kemenag Untuk Kelola Dana Layanan Haji

Rilis
LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

LMKN: Tarif Royalti Musik dan Lagu di Indonesia Sudah Sangat Rendah

Whats New
Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Luhut Minta KPK Pelototi Setiap Mega Proyek Pemerintah

Whats New
Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Selama Ramadhan, KAI Izinkan Penumpang Sahur dan Buka Puasa di Kereta

Whats New
Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Ada 20 Perusahaan Dalam Proses IPO di BEI, Sektor Konsumer Paling Banyak

Whats New
Diskon Listrik Pelanggan 220 VA hingga 1.300 VA ke Atas Resmi Diperpanjang

Diskon Listrik Pelanggan 220 VA hingga 1.300 VA ke Atas Resmi Diperpanjang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X