Jubir Luhut: 3 Proyek Smelter yang Masuk Daftar PSN Ada di Maluku Utara

Kompas.com - 03/06/2020, 20:40 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan didampingin juru bicaranya Jodi Mahardi melakukan konfrensi video, di Jakarta, Rabu (18/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan didampingin juru bicaranya Jodi Mahardi melakukan konfrensi video, di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi mengatakan, tiga proyek rekomendasi pemerintah yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) merupakan proyek smelter terbaru.

Lokasi ketiga proyek tersebut berada di Maluku Utara. Adapun investornya berasal dari China.

"Di Pulau Obi, terus pengembangan smelter stainless steel di Weda Bay, dan juga pasir besi. Itu semua rekomendasi dari Bupati Halmahera. Kalau investornya dari China," katanya dihubungi Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Adapun nilai investasi proyek smelter tersebut, lanjut Jodi, di Pulau Obi sebesar 2,1 miliar dollar AS, proyek stainless steel di Weda Bay 7,5 miliar dollar AS, dan nilai proyek pasir besi sebesar Rp 5 triliun.

"Total proyek, di Pulau Obi biaya investasi 2,1 miliar dollar AS, terus kalau yang Weda Bay 7,5 miliar dollar, kemudian di pengembangan smelter pasir besi itu sampai Rp 5 triliun," ujarnya.

Pemerintah merekomendasikan 89 proyek sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) baru. Nilai 89 proyek baru itu Rp 1.422 triliun. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat bersama Presiden Joko Widodo melalui video conference, Jumat (29/5/2020).

Lebih lanjut, Airlangga merinci, sebanyak 15 proyek berupa pembangunan jalan dan jembatan, lima proyek berupa pembangunan bandara, lima proyek berupa pembangunan kawasan industri, serta 13 proyek berupa pembangunan bendungan dan irigasi.

Selain itu ada pula satu proyek berupa pembangunan tanggul laut, tiga proyek pembangunan smelter, satu proyek penyediaan lahan pangan di Kalimantan Tengah, lim proyek pembangunan pelabuhan, dan enam proyek pembangunan infrastruktur kereta api.

Selanjutnya ialah 13 proyek pembangunan kawasan perbatasan, 12 proyek sumber energi, enam proyek air bersih, satu proyek pengelolaan sampah, dan tiga proyek pengembangan pesawat tanpa awak (drone).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X