7,93 Juta Debitor Sudah Restrukturisasi, Total Nilainya Rp 597,75 Triliun

Kompas.com - 04/06/2020, 12:05 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) melaporkan, sektor jasa keuangan telah merestrukturisasi 7,93 juta debitor dengan nilai outstanding restrukturisasi mencapai Rp 597,75 triliun.

Kepala Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, nilai itu terdiri dari restrukturisasi yang diberikan perbankan dan perusahaan pembiayaan.

Total restrukturisasi di sektor perbankan sebesar Rp 517,2 triliun terhadap 5,33 juta nasabah hingga 26 Mei 2020.

Dari jumlah outstanding tersebut, restrukturisasi diberikan kepada 4,55 juta debitor UMKM dengan nilai Rp 250,6 triliun dan restrukturisasi kepada 780.000 debitor non-UMKM dengan total Rp 266,5 triliun.

"Ini restrukturisasi di perbankan. Jadi kita dalam melakukan mapping, ada 3 kluster debitor, yaitu debitor UMKM, debitor BUMN, dan debitor kelompok/perusahaan swasta," kata Wimboh dalam konferensi video, Kamis (4/6/2020).

Sementara itu, restrukturisasi di perusahaan pembiayaan per tanggal 2 Juni 2020 telah menjangka 2,6 juta kontrak dengan nilai Rp 80,55 triliun. Sementara 485.000 kontrak sisanya masih dalam proses persetujuan.

Lebih lanjut Wimboh menuturkan, OJK bersama pemerintah dan Bank Indonesia telah meluncurkan beragam kebijakan di tengah pandemi Covid-19. Hal itu membuat volatilitas di pasar keuangan bergerak stabil cenderung menguat.

Tercatat selama bulan Mei 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di antara level 4.605 hingga 4.847,5. Dana asing masuk di pasar saham Rp 8 triliun (net buy) dan di pasar SBN Rp 7,07 triliun SBN.

"Sementara di bulan April masih mencatatkan net sell. Mudah-mudahan recover dan normal. Ke depan kami akan menjaga dan memberikan informasi yang positif kepada pasar agar sentimen positif masyarakat tetap terjaga," pungkas Wimboh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X