Naik, Tingkat Wanprestasi Pinjaman Fintech Lending Tembus 4,9 Persen

Kompas.com - 04/06/2020, 15:49 WIB
Ilustrasi fintech. ShutterstockIlustrasi fintech.

 

Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran Christopher Gultom bilang telah terjadi perbaikan pada akhir Mei menjadi level 0,67 persen dari total penyaluran pinjaman usaha.

Lanjutnya, selama lima bulan terakhir di tahun 2020, Akseleran berhasil menyalurkan total pinjaman usaha sebesar Rp300 miliar atau naik 5 persen dibandingkan periode yang sama di Mei 2019.

Akseleran masih berfokus kepada sektor seputar konstruksi, pertambangan minyak dan gas, logistik, dan trading. Akseleran tetap berkomitmen menyalurkan pinjaman kepada peminjam yang layak memperoleh pinjaman.

Baca juga: Mau Pinjam Uang dari Fintech di Tengah Covid-19? Perhatikan 4 Hal Ini

“Meski demikian, kami juga selalu memperhatikan untuk memberikan kenyamanan kepada para lender Akseleran, terutama dalam masa pandemi seperti ini dimana setiap lender cenderung akan lebih konservatif dalam menyalurkan pinjaman. Maka dari itu, penting buat kami untuk melakukan sejumlah strategi dalam memitigasi risiko terjadinya TWP,” ujar Christopher.

Christopher menjelaskan, setidaknya ada tiga strategi yang diberlakukan Akseleran. Pertama, pengetatan penilaian kredit terhadap calon borrower. Termasuk melakukan penilaian menyeluruh tentang dampak Covid-19 pada bisnis.

Kedua, pemantauan portofolio yang berkelanjutan, dan ketiga penerapan asuransi kredit yang berkelanjutan. Dari situ, dia mengaku, tetap optimistis tingkat NPL Akseleran dapat tetap terjaga di bawah 1 persen hingga akhir tahun 2020.

“Khusus selama masa pandemi Covid19, kami meningkatkan credit underwriting dengan lebih memilih untuk membiayai invoice financing dibandingkan receivable financing meskipun bukan berarti receivable financing tidak bisa. Harapannya, risiko kredit yang ada menjadi lebih kecil sehingga terlihat dalam dua bulan terakhir outstanding dan penyaluran invoice financing di Akseleran lebih besar daripada PO Financing, yang artinya mitigasi risiko yang baru tersebut sudah terimplementasi dengan baik,” terangnya.

Baca juga: Survei: 68 Persen Anggota Asosiasi Fintech Terimbas Virus Corona

Dia mengharapkan, dengan memasuki fase new normal di Juni, maka sudah ada peningkatan penyaluran pinjaman yang cukup signifikan.

“Kami mendukung apa yang pemerintah lakukan, ini bagus untuk tumbuhnya kembali dunia usaha dan berharap adanya kenaikan penyaluran pinjaman usaha di Akseleran sekitar 35 persen pada Juni yang akan terus berlanjut sampai dengan akhir tahun dengan harapan lainnya agar tidak ada gelombang kedua dari pandemi Covid-19,” tambah Christopher.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X