Sampoerna Donasi Ventilator dan APD untuk RS di Pasuruan

Kompas.com - 05/06/2020, 18:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) bekerja sama dengan Yayasan Rumah Kita Sidoarjo (YRKS) dalam memberikan bantuan untuk penanganan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Donasi yang diberikan berupa 2 ventilator, 5.000 masker, 250 baju hazmat, 50 alat pelindung diri full set (APD), dan 100 pelindung wajah yang ditujukan untuk mendukung tenaga medis Kabupaten Pasuruan.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengungkapkan apresiasi atas kepedulian Sampoerna. Ia pun berharap dukungan ini mampu memberikan perlindungan kepada tenaga medis yang merupakan ujung tombak dan telah bekerja keras sejak pandemi Covid-19 terjadi.

Baca juga: HM Sampoerna Tingkatkan Protokol Kesehatan di Fasilitas Produksi

“Bantuan ini memang sedang dibutuhkan oleh Gugus Tugas dalam rangka peningkatan kapasitas kesehatan di kabupaten Pasuruan, dimana stok alat-alat kesehatan ini sedang berkurang sehingga minimal bisa membantu mencukupi kebutuhan,” ucap Irsyad dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2020).

Sementara itu, Direktur Sampoerna Elvira Lianita menyebutkan, sebagai salah satu perusahaan yang mengoperasikan 6 fasilitas produksi dan salah satunya berlokasi di Kabupaten Pasuruan, pihaknya ingin terus mengambil peran aktif memberikan upaya terbaik untuk karyawan dan mitra usaha, konsumen dewasa, serta masyarakat luas.

Selain ventilator dan APD, beberapa kontribusi yang telah dilakukan Sampoerna, antara lain membangun unit fasilitas cuci tangan, menyediakan alat semprot dan cairan disinfektan, membagikan cairan antiseptik tangan, serta mendistribusikan bahan pangan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Sampoerna juga bekerja sama dengan mitra CSR, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan pemerintah daerah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Surabaya, Solo, Pasuruan, Karawang, Bali, dan lainnya.

Baca juga: Sampoerna Donasi Alat Kesehatan untuk Pekerja Migran Terdampak Covid-19

Sampoerna juga telah menyalurkan bantuan serupa ke berbagai rumah sakit di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur termasuk di kota Surabaya melalui pemerintah provinsi setempat, bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

“Sampoerna percaya bahwa untuk menghadapi tantangan pandemi Covid-19, sinergi dan kolaborasi seluruh lapisan menjadi kunci utama. Kami berharap, kontribusi kami dapat membantu pemerintah agar Indonesia mampu menekan dan segera menghentikan laju virus Covid-19,” terang Elvira.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

80 Persen Keluarga Belum Punya Rumah, 'Backlog' Perumahan RI Kini di Atas 12 Juta

80 Persen Keluarga Belum Punya Rumah, "Backlog" Perumahan RI Kini di Atas 12 Juta

Whats New
Aturan Baru Syarat Perjalanan, Belum Vaksinasi Booster Wajib Tes PCR

Aturan Baru Syarat Perjalanan, Belum Vaksinasi Booster Wajib Tes PCR

Whats New
PGN Salurkan Jargas untuk 800 SR di Cluster Cataline, Kabupaten Tangerang

PGN Salurkan Jargas untuk 800 SR di Cluster Cataline, Kabupaten Tangerang

Whats New
Bergerak Fluktuatif, IHSG Parkir di Zona Merah pada Penutupan Sesi I

Bergerak Fluktuatif, IHSG Parkir di Zona Merah pada Penutupan Sesi I

Whats New
BPS: hingga Juli 2022, Neraca Dagang RI Surplus 27 Bulan Berturut-turut

BPS: hingga Juli 2022, Neraca Dagang RI Surplus 27 Bulan Berturut-turut

Whats New
Erick Thohir: Pemerintah Tidak Anti Merek Asing, Tidak Anti Kolaborasi Banyak Negara

Erick Thohir: Pemerintah Tidak Anti Merek Asing, Tidak Anti Kolaborasi Banyak Negara

Whats New
Lika-liku Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Tuai Polemik hingga Berujung Penundaan

Lika-liku Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Tuai Polemik hingga Berujung Penundaan

Whats New
Rincian UMR Karawang 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Rincian UMR Karawang 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Work Smart
Nilai Ekspor RI Juli 2022, Menyusut Secara Bulanan, Meningkat Secara Tahunan

Nilai Ekspor RI Juli 2022, Menyusut Secara Bulanan, Meningkat Secara Tahunan

Whats New
Indonesia Swasembada Beras, FAO: Kami Mengucapkan Selamat...

Indonesia Swasembada Beras, FAO: Kami Mengucapkan Selamat...

Whats New
Hari Ini, Penumpang 14 KA Jarak Jauh Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara

Hari Ini, Penumpang 14 KA Jarak Jauh Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara

Whats New
Cara Cek Masa Aktif Kartu, Pulsa, dan Nomor XL Sendiri 2022

Cara Cek Masa Aktif Kartu, Pulsa, dan Nomor XL Sendiri 2022

Spend Smart
Jokowi Ingin Indonesia Tidak Hanya Swasembada Beras, tapi Juga Jagung dkk

Jokowi Ingin Indonesia Tidak Hanya Swasembada Beras, tapi Juga Jagung dkk

Whats New
Dukung UMK Naik Kelas, PPA Lakukan Hal Ini

Dukung UMK Naik Kelas, PPA Lakukan Hal Ini

Rilis
3 Perusahaan yang 'Monopoli' Bisnis Mesin Pesawat di Dunia, Bukan Boeing atau Airbus

3 Perusahaan yang 'Monopoli' Bisnis Mesin Pesawat di Dunia, Bukan Boeing atau Airbus

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.