Di Depan Ratusan Milenial, Luhut Klaim Ekonomi RI Dipuji Bank Dunia

Kompas.com - 05/06/2020, 21:05 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi yang juga Menhub ad interim Luhut Binsar Pandjaitan menjawab beberapa pertanyaan terkait tindakan pemerintah tangani virus corona di akun Instagramnya, Selasa (24/3/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Kemaritiman dan Investasi yang juga Menhub ad interim Luhut Binsar Pandjaitan menjawab beberapa pertanyaan terkait tindakan pemerintah tangani virus corona di akun Instagramnya, Selasa (24/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa perekonomian Indonesia dipuji oleh Bank Dunia di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Luhut menyebut, ada 6 sektor penopang ekonomi RI anjlok dan hanya menyumbang 69 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal I 2020. Kendati demikian, Bank Dunia masih memuji perekonomian Indonesia.

"Dampaknya tadi membuat ekonomi kita mau tidak mau goncang juga. Tapi World Bank mengakui juga bahwa ekonomi kita resilience (tangguh) di antara semua negara," ujarnya melalui diskusi virtual yang dihelat oleh ImGenZ, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Ini Skenario Terberat Perekonomian RI akibat Covid-19 Versi Sri Mulyani

Ketahanan ekonomi tersebut dilihat dari segi moneter yang mampu membawa kembali pergerakan rupiah di pasar spot ke level Rp 13.000. Selain itu, aliran modal asing yang masuk dalam tiga pekan terakhir mencapai 1,5 miliar dollar AS.

"Anda bisa lihat rupiah sudah Rp 13.900 sekian lagi. Anda bisa tahu lagi, dua atau tiga minggu terakhir ini capital inflow sudah 1,5 bilion dollar AS," ucapnya.

Tak hanya itu, Luhut menambahkan nilai imbal hasil pada obligasi RI turut membaik meski di bawah tekanan pandemi covid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anda juga bisa lihat bahwa yield sekarang membaik sebesar 2 persen. Jadi banyak indikasi lain yang membuat membaik," ujarnya.

Walaupun dinilai tahan terhadap tekanan, Luhut akui ekonomi Indonesia masih belum sempurna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.