IHSG Diproyeksikan Menguat Pekan Depan, Ini Faktor Pendorongnya

Kompas.com - 06/06/2020, 21:14 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur PT Anugrah Mega Investama Hans Kwee memproyeksikan, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) pekan depan akan konsolidasi menguat di level rentang 4.851- 5.112.

Ia menyebut kerusuhan sosial di AS yang saat ini terjadi belum berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"Tetapi bila berlangsung lama akan merusak kepercayaan konsumen dan mengganggu rencana pembukaan ekonomi sehingga mengganggu trend naik pasar saham," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (6/6/2020).

Selain itu ia juga mengatakan memanasnya hubungan AS dan China yang berlangsung dari pekan sebelumnya masih menjadi perhatian pasar.

Baca juga: Akhir Pekan, IHSG Ditutup Positif

Hans juga berpendapat ekspansi stimulus oleh Bank Sentral Eropa (ECB) sebesar 600 miliar euro berada di atas harapan pelaku pasar dan ini menjadi sentimen yang positif bagi pasar keuangan.

"Tapi sebaliknya, pertumbuhan ekonomi Eropa masih diprediksi jelek, sehingga menjadi sentimen negatif pasar. Kami perkirakan data ekonomi berbagai negara masih akan jelek terimbas penguncian ekonomi akibat dari dampak pandemi Covid-19," katanya.

Sebelumnya perlu diketahui IHSG pada penutupan perdagangan, Jumat (5/6/2020) yang lalu ditutup menguat sebesar 0,63 persen pada level 4.967. Sepanjang minggu ini IHSG mengalami reli yang positif dan bahkan sempat menyentuh di level 5.000.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X