Menhub Janji Beri Solusi Buat Operator Transportasi di Masa New Normal

Kompas.com - 07/06/2020, 08:25 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARAMenhub Budi Karya Sumadi saat melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku akan mencari solusi bagi operator transportasi yang mengalami penurunan pendapatan di era tantanan kehidupan baru (new normal).

Sebab di era new normal, biaya operasional transportasi akan meningkat karena adanya berbagai protokol kesehatan seperti penerapan physical distancing sehingga okupansi tidak bisa 100 persen terpenuhi.

Pendapatan operator transportasi berkurang akibat okupansi tersebut. Kenaikan tarif pun tidak serta merta bisa dilakukan karena akan membebankan masyarakat.

"Ini yang harus segera kita cari solusinya. Pemerintah akan menambah subsidi atau mengupayakan kebijakan lainnya,” kata Budi dikutip dalam siaran pers, Minggu (7/6/2020).

Namun tentu saja, kebijakan itu perlu kolaborasi dan saling dukung dari para pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan dunia industri, perguruan tinggi, maupun organisasi masyarakat.

Adapun saat ini, Kemenhub tengah menggandeng beragam universitas untuk membuat policy paper dari berbagai sudut pandang sebagai bahan-bahan penyusunan kebijakan sektor transportasi menghadapi new normal.

“Tantangan itu harus kita hadapi bersama sesuai prinsip 'Berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing” sesuai dalam tradisi kegotongroyongan kita,” papar Budi.

Lebih lanjut Budi menuturkan, membuat konsep transportasi yang higienis dan humanis di masa adaptasi new normal sangat diperlukan agar aspek kesehatan dan aspek ekonomi berjalan beriringan.

Menurut data BPS pada April 2020, jumlah penumpang pesawat udara turun sangat tajam sebesar 81,7 persen (mtm) dan 85 persen (yoy). Penurunan serupa juga dialami oleh transportasi darat, laut, dan kereta api.

Apalagi, adaptasi kebiasaan baru ini setidaknya memiliki 2 keuntungan, yaitu menghindarkan Indonesia dari ancaman pandemi berkelanjutan dan mendukung keberlangsungan negara dari berbagai sisi.

"Sekaligus mencegah berbagai masalah baru, seperti krisis fiskal, ketahanan pangan, dan gangguan sistem pendidikan," pungkas Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Whats New
Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Whats New
Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Rupiah Ditutup Melemah, Ini Faktor Pendorongnya

Spend Smart
Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Viral Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, BI: Cuma Rupiah Alat Pembayaran yang Sah di NKRI!

Whats New
IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

IHSG Anjlok 2 Persen, Kini Berada di Level 5.979

Earn Smart
Menaker: Dengan Banyaknya SDM yang Kompeten, Penyerapan Tenaga Kerja Akan Meningkat

Menaker: Dengan Banyaknya SDM yang Kompeten, Penyerapan Tenaga Kerja Akan Meningkat

Whats New
Laba Bank Mandiri Tahun 2020 Turun 38 Persen Jadi Rp 17,1 Triliun, Ini Sebabnya

Laba Bank Mandiri Tahun 2020 Turun 38 Persen Jadi Rp 17,1 Triliun, Ini Sebabnya

Whats New
Kementan Prediksi Harga Telur Ayam Bakal Turun hingga Akhir Februari

Kementan Prediksi Harga Telur Ayam Bakal Turun hingga Akhir Februari

Whats New
Luhut: Kita Bawa Danau Toba ke Panggung Wisata Dunia

Luhut: Kita Bawa Danau Toba ke Panggung Wisata Dunia

Whats New
Wamen BUMN: Lembaga Pengelola Investasi Akan Beroperasi Penuh Akhir Februari 2021

Wamen BUMN: Lembaga Pengelola Investasi Akan Beroperasi Penuh Akhir Februari 2021

Whats New
Tak Ikuti Tren Resesi, Vietnam Jadi Negara dengan Ekonomi Terbaik di 2020

Tak Ikuti Tren Resesi, Vietnam Jadi Negara dengan Ekonomi Terbaik di 2020

Whats New
BUMN Mau Bangun Super Apps di Bidang Kesehatan

BUMN Mau Bangun Super Apps di Bidang Kesehatan

Whats New
Agar Cuan di 2021, ShopeePay Talk Ajak Pelaku Usaha Lirik Peluang Bisnis Franchise

Agar Cuan di 2021, ShopeePay Talk Ajak Pelaku Usaha Lirik Peluang Bisnis Franchise

BrandzView
Pasokan Batu Bara untuk PLTU Berkurang, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah

Pasokan Batu Bara untuk PLTU Berkurang, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X