AirAsia Layani Penerbangan Charter Tenaga Kerja

Kompas.com - 08/06/2020, 14:35 WIB
Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan AirAsia. SHUTTERSTOCK/ZHOU EKAIlustrasi pesawat milik maskapai penerbangan AirAsia.
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - AirAsia Indonesia kembali mengoperasikan penerbangan khusus tidak berjadwal atau layanan charter pada 7 Juni 2020. Penerbangan itu untuk melayani mobilisasi tenaga kerja pasca relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bagi sejumlah sektor usaha.

Penerbangan pertama memberangkatkan sebanyak 90 tenaga kerja PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang bertolak dari Bandara Juanda, Surabaya pukul 08.00 WIB dan transit di Bandara Internasional Yogyakarta yang kemudian tiba di Bandara Internasional Kalimarau, Berau pukul 13.15 waktu setempat.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga mengatakan pesawat tersebut dijadwalkan kembali dengan memberangkatkan 90 tenaga kerja lainnya dari Berau pada pukul 13.40 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 15.10 WIB dan dilanjutkan dengan Surabaya pada pukul 16.45 WIB.

Baca juga: Manisnya Laba Usaha Kopi Literan di Tengah Pandemi

“Di tengah pengetatan persyaratan perjalanan yang masih berlangsung saat ini, kami menyadari bahwa ketersediaan moda transportasi untuk perjalanan esensial memegang peranan penting dalam pemulihan ekonomi. Kami pun hadir menawarkan solusi yang terjamin dan aman bagi perusahaan yang menuntut mobilisasi dan relokasi  melalui layanan penerbangan charter ini,” ujar Veranita dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Veranita berharap dengan layanan tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan dan membantu kesiapan pelaku usaha untuk kembali seperti semula setelah sempat terbatasi akibat pandemi Covid-19.

Layanan penerbangan charter penumpang dan karho AirAsia dilakukan dengan jenis armada Airbus A320-200. Layanan charter penumpang dan kargo tersedia baik untuk kebutuhan perjalanan pemerintah, swasta, organisasi, maupun komunitas masyarakat ke berbagai destinasi domestik dan internasional dengan persetujuan dari otoritas terkait.

Baca juga: Kembali Beroperasi di Tengah Corona, Masyarakat Berani Naik Ojol Lagi?

AirAsia  juga memberikan layanan tambahan dengan menyertakan pilihan solusi bagi berbagai permasalahan terkait pengajuan izin penerbangan, persyaratan, regulasi, serta penanganan barang di destinasi yang dikehendaki terutama untuk kebutuhan ekspor dan impor serta repatriasi.

Untuk protokol kesehatan, AirAsia telah menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Seluruh penumpang yang berada dalam penerbangan ini pun telah memenuhi seluruh persyaratan terbang yang diwajibkan oleh pemerintah wilayah setempat. Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia," kata Veranita.

Baca juga: Utang Pinjaman Online Menggunung? Lunasi dengan 3 Cara Sederhana Ini



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X