KKP Lepasliarkan 43.000 Benih Lobster Hasil Kasus Penyelundupan

Kompas.com - 08/06/2020, 15:06 WIB
Lobster hasil penyelundupan yang dilepasliarkan di perairan Pulau Liwungan, Pandeglang, Banten. Dok. KKPLobster hasil penyelundupan yang dilepasliarkan di perairan Pulau Liwungan, Pandeglang, Banten.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepasliarkan 43.000 ekor benih lobster ke habitatnya.

Pelepasliaran dilakukan di perairan Pulau Liwungan, Pandeglang, Banten.

Benih lobster ini merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan oleh Direktorat Tipidter Bareskrim Polri bersama dengan Balai KIPM Jakarta II dan Babinsa TNI-AL. Pelepasliran dilakukan di perairan Pulau Liwungan, Pandeglang, pada Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: Nelayan Lobster Itu adalah Nelayan Kecil...

Kepala Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang, Syarif Iwan Taruna Alkadrie mengatakan, kegiatan pelepasliaran lobster merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12/PERMEN-KP/2020 tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia.

“Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, Ditjen PRL melalui Unit Pengelola Teknis (UPT) ditugaskan untuk menetapkan lokasi dan tata cara pelepasliaran lobster,” ujar Iwan dalam siaran pers, Senin (8/6/2020).

Adapun pemilihan Pulau Liwungan, Pandeglang sebagai lokasi pelepasliaran benih lobster didasarkan pada kondisi dasar perairannya yang berkarang dan berpasir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemilihan substrat terumbu karang selain sebagai tempat mencari makan sekaligus juga untuk melindungi benih lobster dari serangan predator," jelasnya.

Baca juga: KKP Kembali Lepas Liarkan 95.610 Benih Lobster

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, KKP pada tahun 2020 telah melakukan pelepasliaran benih lobster di Pandeglang sebanyak 3 kali.

Sebelumnya, KKP telah melepasliarkan benih lobster sebanyak 36.800 ekor di perairan Teluk Labuan pada 1 Mei 2020, kemudian melakukan pelepasliaran kembali sebanyak 9.200 ekor di perairan Labuan pada 22 April 2020.

“Pelepasliaran kali ini merupakan yang terbanyak di wilayah kerja kami. Semoga upaya yang dilakukan dapat menjamin kelestarian sumberdaya lobster dan memberi manfaat bagi kemakmuran masyarakat, khususnya pembudidaya dan nelayan,” pungkasnya.

Sebelumnya, KKP berhasil mengungkap kasus penyelundupan benih lobster.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.