Tak Gunakan Fasilitas Repo Bank Indonesia, Ini Alasan Bank Mandiri

Kompas.com - 08/06/2020, 21:19 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. Rafapress/SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Mandiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk belum menggunakan fasilitas term repo SBN yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI) di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Treasury, International Banking, and Special Asset Management Darmawan Junaidi mengatakan, Bank Mandiri masih memiliki cukup likuiditas untuk merestrukturisasi kredit debitur, sehingga fasilitas term repo tak digunakan.

"Kita lihat window untuk repo ke BI ada setiap hari, itu untuk bank-bank yang membutuhkan likuiditas. Tapi kalau spesifik untuk likuiditas dalam kaitannya dengan konsep restrukturisasi, saat ini kami memanfaatkan fasilitas tersebut," kata Darmawan dalam konferensi video, Senin (8/6/2020).

Baca juga: Bank Mandiri Telah Beri Keringanan Kredit 404.000 Nasabah

Darmawan menuturkan, kuatnya likuiditas bersumber dari Dana Pihak Ketiga (DPK). Tercatat pada kuartal I 2020, DPK bank bersandi saham BMRI ini tumbuh 13,72 persen menjadi Rp 941,3 triliun.

Rinciannya, tabungan melonjak 4,47 persen menjadi Rp 306,3 triliun, giro tumbuh 35,79 persen (yoy) menjadi Rp 237 triliun, deposito tumbuh 7,08 persen menjadi Rp 276,7 triliun, dan kontribusi perusahaan anak tumbuh 19,42 persen menjadi Rp 121,4 triliun.

Baca juga: Kuartal I 2020, Laba Bank Mandiri Tumbuh Jadi Rp 7,92 Triliun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, LFR masih tumbuh 0,25 persen di posisi 92,80 persen, LCR (Liquidity Coverage Ratio) pada posisi 168,8 persen, dan NSFR (Net Stable Funding Ratio) sebesar 113 persen.

"Tentunya ini menunjukkan kondisi likuiditas Bank Mandiri masih sangat sehat. Ini yang terus ditingkatkan untuk core pandemi Bank Mandiri ke depan," pungkas Darmawan.

Sebagai informasi, bank-bank masih memiliki ruang untuk melakukan term repo SBN Rp 520 triliun ke Bank Indonesia. Saat ini, SBN perbankan yang direpokan ke BI baru Rp 43,9 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.