Kementan Bantah Stok Beras Menipis

Kompas.com - 09/06/2020, 06:07 WIB
Seorang pekerja mengecek kualitas beras di Gudang Bulog di Kecamatan Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSeorang pekerja mengecek kualitas beras di Gudang Bulog di Kecamatan Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertanian membantah informasi yang menyebutkan bahwa stok beras mulai menipis pada Juni 2020.  Masyarakat diimbau tidak terkecoh dengan informasi tidak benar tersebut.

Kepala Pusat Distrbusi dan Cadangan Pangan Kementerian Pertanian Risfaheri mengatakan, Bulog, sesuai dengan penugasannya harus memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) setidaknya sebesar 1 juta sampai 1,5 juta ton.

"Saat ini CBP di Bulog ada 1,485 juta ton dan akan terus bertambah," kata Risfaheri di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Dia menyebutkan bahwa stok beras tersebar tidak hanya di Bulog, melainkan juga di penggilingan, pedagang beras, industri hotel restoran dan katering (horeka), serta rumah tangga.

Baca juga: BPS: Harga Beras Semua Jenis Turun di Tingkat Penggilingan

Data terbaru stok beras pada minggu pertama Juni 2020 mencapai 1,485 juta ton di Bulog, di penggilingan 1,363 juta ton; di pedagang 730.000 ton, dan stok cukup besar ada di Horeka dan rumah tangga.

"Data pengadaan beras Bulog per tanggal 8 Juni 2020, juga masih terus berlangsung. Setidaknya ada 21.667 ton beras telah terserap," kata dia.

Terkait luas sawah dan panen yang akan berlangsung hingga akhir tahun, Kementan terus melakukan monitoring dan analisa ketat dengan menggunakan data metode Kerangka Sampling Area BPS.

Menurut dia, musim tanam kedua sudah dimulai. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak perlu panik terkait ketersediaan beras dalam negeri.

Baca juga: BPS: Harga Beras Pada April Menurun, Distribusi ke Depan Perlu Dijaga

Halaman:


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X