Bank Dunia: Akibat Pandemi, Ekonomi Global Bakal Alami Resesi Terburuk dalam 80 Tahun Terakhir

Kompas.com - 09/06/2020, 07:07 WIB
Ilustrasi virus corona yang menyebabkan Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona yang menyebabkan Covid-19

Ditambah lagi, jutaan penduduk dunia telah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Di Amerika Serikat, jumlah tenaga kerja yang mengalami PHK merupakan mencatatkan rekor baru, terbesar sejak Depresi Besar tahun 1930an lalu. Bank sentral setempat, Federal Reserve (The Fed) pun telah menekankan kekhawatirannya mengenai pekerja yang diPHk dan terlepas dari angkatan kerja sebagai akibat dari krisis.

Resesi pun bakal kian parah jika ternyata waktu yang dibutuhkan untuk megontrol pandemi ternyata cukup lama, atau terjadi tekanan di sektor keuangan yang membuat beberapa perusahaan mengalami kebangkrutan.

Bank Dunia mengatakan, perekonomian negara berkembang terutama lebih berada dalam bahaya. Pasalnya, sistem kesehatan negara-negara berkembang dianggap kurang kuat jika dibandingkan dengan negara maju. Selain itu, negara berkembang memiliki keterlibatan yang lebih dalam perekonomian global baik dalam hal rantai pasok, pariwisata, dan ketergantungan terhadap komoditas serta pasar keuangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.