KILAS

Pendapatan Rp 135,57 Triliun Telkom, Refleksikan Potensi Ekonomi Digital Indonesia

Kompas.com - 09/06/2020, 09:39 WIB
Telkom mengupayakan transformasi perusahaan menjadi digital telco company dengan mencanangkan focus pada tiga pilar domain bisnis, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital service.
DOK. Humas TelkomTelkom mengupayakan transformasi perusahaan menjadi digital telco company dengan mencanangkan focus pada tiga pilar domain bisnis, yakni digital connectivity, digital platform, dan digital service.

KOMPAS – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan pendapatan sebesar Rp 135,57 triliun sepanjang tahun 2019.

Direktur Digital Business Telkom Faizal R Djoemadi mengatakan, pencapaian tersebut merefleksikan tingginya kebutuhan serta potensi ekonomi digital Indonesia yang harus terus digali dan dimaksimalkan.

Dia menyebut, industri bisnis digital adalah industri yang sangat dinamis dan disruptif (inovasi yang dapat mengubah struktur pasar) dengan persaingan tinggi.

“Untuk itu, saya bersam seluruh talenta terbaik di Bisnis Digital Telkom berkomitmen terus berinovasi, bertransformasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan serta tren yang ada,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Faizal juga menjelaskan, pihaknya tentu tidak berhenti berupaya untuk menyediakan akses digital kepada seluruh masyarakat sebagai fondasi infrastruktur ekosistem ekonomi digital yang semakin maju.

Baca juga: Telkom Raih Laba Bersih Rp 18,66 Triliun, Pengamat Nilai Manajemen Sudah On the Right Track

Adapun, perolehan pendapatan Telkom pada 2019 didukung oleh layanan digital yang tumbuh pesat hingga mencapai 30 persen dari tahun sebelumnya.

Layanan digital Telkom dikategorikan ke dalam Digital Platform dan Digital Service, yaitu untuk business to business (B2B) maupun business to customer (B2C).

Lalu, bisnis seperti video, games, musik, advertising selama 2019 lalu berkontribusi sekitar 6 persen dari pendapatan konsolidasi perseroan.

Kontribusi pendapatan layanan digital terhadap total pendapatan perusahaan untuk beberapa telco regional juga menunjukkan angka di kisaran 6 persen hingga 8 persen, seperti di Singapura, Korea maupun China.

Untuk layanan Digital Services, Telkom menyediakan untuk segmen consumer (B2C) dan enterprises (B2B), seperti layanan Digital Advertising, Digital Content, dan e-Commerce.

Baca juga: Telkom Modernisasi Jaringan di Kota Serang dan Kabupaten Lebak

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X