Bank Bukopin: Masalah yang Dikeluhkan Nasabah Sudah Selesai

Kompas.com - 09/06/2020, 19:00 WIB
Logo bukopin Dokumentasi bukopinLogo bukopin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Keluhan nasabah PT Bank Bukopin Tbk masih terus muncul hingga hari ini, Selasa (9/6/2020). Sebab, nasabah masih mengaku kesulitan menarik dananya dari bank swasta tersebut.

Sebagai informasi, Bank Bukopin telah menepis isu tersebut melalui surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak tanggal 5 Mei 2020.

Nasabah-nasabah kembali mengekspresikan kekecewaannya melalui berbagai media sosial, seperti fitur live instagram hingga mencuit di linimasa Twitter.

"Ada apa dengan Bank Bukopin? Kenapa nasabah gak bisa ambil duit? Bagaimana dengan bank lain?," tulis akun @motizenchannel dikutip Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Erick Thohir Pangkas 35 BUMN

Sementara dalam video yang beredar, terlihat seorang nasabah merekam sembari marah-marah karena tak bisa mengambil uangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena saya merasa ada sesuatu yang enggak beres. Kenapa duit saya enggak bisa keluar itu ada yang enggak beres dengan Anda. Karena saya bukan mau pinjam duit lho, ya. Saya mau tarik uang saya, susah setengah mati. Saya memohon-mohon seperti pengemis sampai nangis-nangis," ujar perekam video kepada salah satu karyawan Bank Bukopin.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Perusahaan Bank Bukopin, Meliawati menyatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan persoalan yang dihadapi nasabah tersebut.

"Soal video, itu udah clear masalahnya. Bahkan sebelum dia posting video itu, dananya sudah cair. Hari ini juga nasabahnya dah posting all clear sama Bukopin," kata Meliawati.

Sebelumnya, Bank Bukopin juga telah menyangkal isu tersebut melalui surat pengantar bernomor 087984/SKPR/VI/2020 kepada Bursa Efek Indonesia.

Baca juga: Ini 2 Alasan Menhub Naikkan Kapasitas Penumpang Pesawat

Isu itu mengenai permintaan konfirmasi kepada Bank Bukopin bila nasabah ingin menarik dana Rp 10 juta. Konfirmasi harus diberikan nasabah H-2 sebelum penarikan.

"Dengan ini manajemen memastikan bahwa tidak ada kebijakan internal perseroan terkait hal tersebut, sebagaimana yang telah disampaikan Direktur perseroan dalam berita tersebut," tulis surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Perusahaan Bank Bukopin, Meliawati.

Lebih lanjut surat itu menyebut, setiap pengumuman perseroan telah disampaikan melalui situs web perseroan dan akun resmi media sosial perseroan, yakni Instagram dan Twitter @bukopinsiaga.

Perseroan pun tengah dalam proses penambahan modal melalui Penawaran Umum Terbatas V (PUT) dengan dokumen pendaftaran, yang saat ini masih dalam kajian final di OJK.

Baca juga: Kini Pesawat Bisa Angkut Penumpang 70-100 Persen

 

Catatan redaksi: Judul berita ini telah diubah dari sebelumnya, Keluhan Nasabah Bank Bukopin Masih Muncul pada pukul 21.07



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudah, Cara Gadai BPKB Kendaraan di Pegadaian

Mudah, Cara Gadai BPKB Kendaraan di Pegadaian

Whats New
Pemerintah Harus Waspadai Kenaikan Harga Komoditas yang Bisa Pengaruhi Kinerja Ekspor

Pemerintah Harus Waspadai Kenaikan Harga Komoditas yang Bisa Pengaruhi Kinerja Ekspor

Whats New
Cara Bayar Pajak Online Via E-Billing

Cara Bayar Pajak Online Via E-Billing

Whats New
8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

Whats New
Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Whats New
Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Whats New
Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Rilis
 IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Whats New
Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Whats New
ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.