Imbas Corona, Setoran Dividen BUMN Diperkirakan Anjlok

Kompas.com - 09/06/2020, 19:39 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir ceritakan masa kecilnya jualan biji karet YouTube SULE ChannelMenteri BUMN, Erick Thohir ceritakan masa kecilnya jualan biji karet

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memperkirakan setoran dividen perusahaan plat merah untuk negara akan menurun drastis di 2020 ini.

Hal tersebut merupakan dampak pandemi Covid-19 di Indonesia. Sebab, dengan adanya pandemi tersebut perusahaan plat merah banyak yang tak bisa beroperasi seperti biasanya.

“Saya juga sudah lapor Menteri Keuangan dividen yang kami berikan tahun ini, bukan tak mungkin tahun depan (hanya) seperempat (dibanding tahun lalu),” ujar Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/6/2020).

Baca juga: Erick Thohir Pangkas 35 BUMN

Selain itu, kata Erick, cashflow BUMN juga diperkirakan akan turun sebesar Rp 100 triliun di tahun ini. Sebab, selama pandemi Covid-19 hanya 10 persen perusahaan plat merah yang kinerjanya tetap terjaga.

“Contoh di Angkasa Pura meski untung, tapi saat ini keuntungan digunakan untuk cashflow, bayar pegawai. (Untuk) KAI laba Rp 2,5 triliun, tapi 90 persen turun income, jadi kita jaga keuntungan, tapi tidak (kita tarik) dividen, tapi untuk menjaga cashflow ke tahun depan,” kata Erick.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan perusahaan-perusahaan plat merah bisa memberi setoran ke negara hingga Rp 700 triliun di 2024.

Setoran ke negara tersebut meliputi pajak, dividen dan royalti.

“Sekarang itu (setoran BUMN ke negara) Rp 400 triliunan, kami coba tingkatkan Rp 700 triliun lebih. Ini yang ujungnya ingin capai," ujar Erick di Gedung DPR RI, Kamis (20/2/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X