Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumlah Penumpang Tidak Dibatasi, Apa Saja Persyaratan Naik Kapal?

Kompas.com - 10/06/2020, 12:45 WIB
Rully R. Ramli,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubla Kemenhub) tidak membatasi jumlah penumpang kapal laut.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor (SE) 12 Tahun 2020.

Melalui Surat Edaran tersebut, Kemenhub hanya meminta kepada operator kapal untuk menerapkan jaga jarak bagi penumpangnya.

Baca juga: Per Hari ini, Pelni Kembali Jual Tiket Penumpang Kapal Penyeberangan

"Intinya Surat Edaran ini tidak lagi mengatur siapa yang boleh pergi, tapi siapapun boleh pergi dengan kapal laut," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Agus Purnomo, dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Lantas, apa saja persyaratan yang diberikan Kemenhub untuk calon penumpang agar dapat menggunakan kapal laut?

Dalam SE Nomor 12 Tahun 2020, Kemenhub menekankan, setiap penumpang bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing.

"Dengan menerapkan protokol kesehatan yang meliputi, jaga jarak, pakai masker. dan cuci tangan, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku," bunyi poin 3.a SE tersebut.

Baca juga: Imbas Corona, ASDP Pangkas Anggaran hingga Rp 500 Miliar

Calon penumpang diwajibkan untuk membawa identitas diri dan surat keterangan bebas Covid-19.

Untuk hasil uji tes polymerase chain reaction atau PCR masa berlakunya yakni selama 7 hari, sementara hasil uji rapid test hanya berlaku untuk 3 hari.

Bagi daerah yang tidak memiliki PCR atau rapid test, maka calon penumpang harus memiliki surat keterangan bebas gejala Covid-19 seperti influenza, yang dikeluarkan oleh rumah sakit, puskesmas, atau dokter.

Lalu, bagi penumpang yang beraal dari luar negeri, maka diwajibkan untuk melakukan PCR test pada saat kedatangan di pelabuhan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Konser Taylor Swift Disebut Bisa Bikin Bank Sentral Inggris Tunda Pangkas Suku Bunga

Konser Taylor Swift Disebut Bisa Bikin Bank Sentral Inggris Tunda Pangkas Suku Bunga

Whats New
Cara Beli Token Listrik dan Bayar Listrik PLN via Livin’ by Mandiri

Cara Beli Token Listrik dan Bayar Listrik PLN via Livin’ by Mandiri

Spend Smart
5 Tren Digitalisasi Rantai Pasok Perusahaan untuk Genjot Pendapatan

5 Tren Digitalisasi Rantai Pasok Perusahaan untuk Genjot Pendapatan

Work Smart
Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir, Bisa lewat HP

Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir, Bisa lewat HP

Whats New
Strategi Semen Indonesia Dorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Tantangan 'Oversupply'

Strategi Semen Indonesia Dorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Tantangan "Oversupply"

Whats New
Long Weekend Idul Adha, KAI Operasikan KA Mutiara Timur

Long Weekend Idul Adha, KAI Operasikan KA Mutiara Timur

Whats New
Jadwal Operasional BNI Selama Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2024

Jadwal Operasional BNI Selama Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2024

Whats New
International Expo 2024 Libatkan Investor dari 20 Negara, BSI Bidik Transaksi Rp 1 Triliun

International Expo 2024 Libatkan Investor dari 20 Negara, BSI Bidik Transaksi Rp 1 Triliun

Whats New
Soal Tokopedia PHK Karyawan, GoTo Sebut Bukan Pemegang Saham Mayoritas

Soal Tokopedia PHK Karyawan, GoTo Sebut Bukan Pemegang Saham Mayoritas

Whats New
50 Persen Kebutuhan Listrik di Ambon Dipasok dari Pembangkit Apung PLN IP

50 Persen Kebutuhan Listrik di Ambon Dipasok dari Pembangkit Apung PLN IP

Whats New
Tungku Smelter Morowali Semburkan Uap Panas, 2 Pekerja Terluka

Tungku Smelter Morowali Semburkan Uap Panas, 2 Pekerja Terluka

Whats New
Mulai 18 Juni, 2 Kereta Ekonomi Ini Pakai Rangkaian New Generation

Mulai 18 Juni, 2 Kereta Ekonomi Ini Pakai Rangkaian New Generation

Whats New
Daftar UMK Kota Bandung 2024 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Daftar UMK Kota Bandung 2024 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Work Smart
KAI Services Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Persyaratannya

KAI Services Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA/SMK, Simak Persyaratannya

Work Smart
SBSN, SUN, dan SBN, Apa Bedanya?

SBSN, SUN, dan SBN, Apa Bedanya?

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com