Kasus Baru Covid-19 Berkurang, Thailand Bakal Izinkan Konser hingga Taman Hiburan

Kompas.com - 10/06/2020, 17:08 WIB
Pengunjung mengantre untuk menaiki eskalator di mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2020). Mal-mal di Thailand dibuka lagi setelah angka penularan Covid-19 melambat. MLADEN ANTONOV/AFPPengunjung mengantre untuk menaiki eskalator di mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand, Minggu (17/5/2020). Mal-mal di Thailand dibuka lagi setelah angka penularan Covid-19 melambat.

BANGKOK, KOMPAS.com - Pemerintah Thailand tengah memertimbangkan rencana untuk membuka lebih banyak bisnis dan perusahaan mulai 15 Juni 2020 mendatang.

Dikutip dari Reuters Rabu (10/6/2020), keputusan tersebut diambil lantaran Thailand tak lagi mencatatkan transmisi atau penularan virus corona lokal dalam 16 hari terakhir.

Pusat Administrasi Covid-19 pemerintah setempat bakal mempertimbangkan rencana untuk membuka sektor perekonomian lanjutan yang memiliki risiko tinggi.

Draf mengenai rencana tersebut mengungkapkan, pemerintah setempat rencananya bakal mulai membuka sekolah, penjualan alkohol di restoran, konser dengan pengaturan tempat duduk, taman hiburan, taman bermain hingga fasilitas olahraga luar ruangan.

Baca juga: APPBI Perkirakan Jumlah Pengunjung Mal Hari Pertama Pembukaan Tak Membludak

Juru bicara Pusat Administrasi Covid-19 Taweesin Wisanuyothin mengatakan, aktivitas sektor usaha tersebut bisa mulai dibuka paling cepat 15 Juni, atau sebelum akhir bulan ini. Namun demikian, dia mengatakan rencana tersebut belum meliputi pusat hiburan malam atau tempat pijat.

Sebagai informasi, sejak awal Mei, Thailand secara bertahap telah mencabut pembatasan pada bisnis dan kegiatan seperti pada pusat perbelanjaan, taman, restoran, pusat kebugaran hingga bioskop.

Berdasarkan data terbaru, pada Rabu (9/6/2020) Thailand hanya mencatatkan empat kasus baru virus corona, dengan tanpa penambahan kasus kematian. Dengan demikian secara keseluruhan, saat ini ada 3.125 kasus virus corona yang telah terkonfirmasi, dengan 58 kasus kematian.

Kasus baru tersebut adalah penduduk berkebangsaan Thailand yang baru kembali dari Madagaskar, Pakistan, dan India.

Baca juga: Peluang Brebes Jadi Tempat Relokasi Pabrik Perusahaan AS dari China



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X