Soal Debat 24 Juni Lawan Rizal Ramli, Jubir: Memangnya Pak Luhut Jadwalnya Enggak Sibuk?

Kompas.com - 11/06/2020, 17:36 WIB
Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Kamis (11/6/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIJuru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi tidak dapat memastikan apakah pimpinannya tersebut akan hadir dalam debat yang direncanakan oleh Pro Demokrasi (ProDem) pada 24 Juni 2020.

Alasannya, aktivitas Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi lumayan padat. Selain itu, Luhut pun sudah memberikan kesempatan untuk berdiskusi hari ini (11/6/2020).

"Ya sudahlah datang saja sekarang, memangnya Pak Luhut jadwalnya enggak sibuk? Menteri-menteri ini kan urusin negara. Mereka banyak urusannya," ucapnya ketika ditemui di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: Tak Mau Hadiri Debat yang Ditawarkan Luhut, Rizal Ramli: Itu Ngawur Sepihak

Jodi mengatakan, tujuan dilaksanakannya diskusi hari ini adalah mencari solusi bukan untuk mencari pamor.

"Di sini kita tujuannya mencari sesuatu yang konstruktif. Bukan hanya debat, debat saja, kita banyaklah urusan lain. Terkecuali ada kritikus-kritikus yang mau diskusi, boleh. Tapi ingat, di sini kita bukan untuk nyari panggung, menang-menangan, enggak ada lah. Kita di sini cari masukkan. Kita bisa kolaborasi ke depan," jelasnya.

Sebelumnya, Ekonom Rizal Ramli menyatakan tidak mau hadir dalam perdebatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi hari ini.

Menurut Rizal, pihaknya bersama jaringan aktivis ProDem sudah menjadwalkan debat pada 24 Juni 2020. Selain Luhut, Rizal Ramli juga menginginkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir dalam perdebatan.

Baca juga: Utang Jepang Tembus Rp 170.800 Triliun, Kok Bisa?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X